
Yahya Alkatiri memberikan respons terkait Paulo Victor yang menolak bermain di Liga 2 bersama Deltras Sidoarjo.
JawaPos.com - Persebaya Surabaya sedang berada dalam tren buruk. Setelah menang 3-2 atas Persis Solo pada pekan pertama Liga 1 2023–2024, Green Force belum pernah meraih kemenangan lagi dalam lima laga berikutnya.
Persebaya menelan tiga kekalahan dan dua kali ditahan imbang. Rentetan hasil buruk itu membuat Aji Santoso diistirahatkan dari posisi pelatih kepala.
Perjuangan Green Force sementara ini dikomandoi Uston Nawawi. Meski situasinya sulit, Manajer Persebaya Yahya Alkatiri menyatakan bahwa situasi ruang ganti tim tetap kondusif.
Para pemain masih memiliki ambisi yang sama untuk bersatu mengembalikan Persebaya ke jalur kemenangan.
”Alhamdulillah, sampai sekarang (kemarin, Red) anakanak masih kondusif. Tiap hari mereka berkumpul. Mereka ngobrol bareng untuk memecahkan permasalahan bersama-sama,” tutur Yahya kepada Jawa Pos di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Karena itu, Yahya optimistis tugas perdana Uston sebagai pelatih yang ditunjuk untuk menggantikan Aji sementara waktu berjalan lancar. Yakni, bisa merebut poin dari Bhayangkara Presisi Indonesia FC.
”Yang jelas, kami harus selalu tampil maksimal. Pemain-pemain juga insya Allah akan tampil maksimal. Kami harus hentikan catatan buruk yang terjadi selama ini. Tren buruk ini harus selesai,” tegasnya.
”Namanya pertandingan, semua mau menang. Jangan sampai mental kami rusak,” imbuh mantan manajer Persik Kediri tersebut.
Terkait masa depan Aji, Yahya belum bisa bicara lebih detail. Begitu pula soal pelatih asing yang kabarnya menggantikan posisi Aji.
”Yang jelas, ketika ada kejadian seperti ini, kami sudah siapkan planingplaning-nya. Masalah pelatih, nanti kita tunggu pengumuman selanjutnya,” tandasnya. (fiq/c19/ali)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
