
Photo
JawaPos.com – Sebelum mendatangkan Jacksen F. Tiago, Persipura Jayapura tak pernah meraih kemenangan. Begitu pelatih asal Brasil itu masuk, Persipura langsung meraih dua kemenangan beruntun. Tak salah jika Jacksen terpilih sebagai pelatih terbaik pekan ke-10.
Bagi Jacksen, Persipura Jayapura adalah cinta lama. Jacksen memang tak pernah mengenakan kostum tim berjuluk Mutiara Hitam itu ketika masih aktif sebagai pemain. Namun, ketika menjadi pelatih, dia mengukir banyak memori manis bersama Persipura. Tiga kali Jacksen menikmati gelar juara Liga Indonesia bersama Persipura. Yakni, pada 2009, 2011, dan 2013.
Begitu banyaknya kenangan indah, Jacksen pun langsung menerima ketika manajemen Persipura memintanya untuk kembali. Bersama pelatih asal Brasil itu, Persipura kembali menjadi kekuatan yang disegani. Dua tim elite Liga 1 mereka sikat. Yakni, Madura United (16/7) dan Bhayangkara FC (21/7).
Hasil itu menjadi bukti sahih kualitas Jacksen. Sebab, sebelum kedatangannya, performa Persipura benar-benar buruk. Dari tujuh laga, mereka belum pernah menang. Tiga kali menelan kekalahan dan empat kali imbang. Mereka juga kebobolan 13 gol dan hanya mencetak tujuh gol.
Maka, Jacksen sangat layak terpilih sebagai pelatih terbaik pekan ke-10 versi Jawa Pos dan Statoskop. Soal performa Persipura yang menanjak, Jacksen tidak kaget. Sebab, sejak awal kedatangan, dia sudah memberikan porsi latihan ketat. ’’Saya ciptakan situasi mirip pertandingan saat latihan,’’ kata Jacksen kepada Jawa Pos.
Hal itu membuat pemain terbiasa menghadapi tekanan saat berlaga. Selain itu, relasi Jacksen dengan pemain senior masih apik. Maklum, sebagian pemain di skuad Persipura musim ini adalah mantan anak buahnya ketika dia menangani Mutiara Hitam selama enam tahun. Yakni, sejak 2008 hingga 2014. Karena itu, para pemain senior seperti Boaz Solossa tak kaget dengan taktik yang diusung Jacksen.
Malah, kehadiran pemain senior tersebut sangat membantu tugas Jacksen. Mereka ditugasi untuk membantu menyampaikan pesan taktikal kepada pemain anyar. ’’Jadi, bisa mempercepat proses adaptasi dan komunikasi dengan anak-anak,’’ tambah mantan pelatih Barito Putera itu.
Pemain senior memang punya peran penting. Buktinya, dua kemenangan Persipura dipersembahkan oleh Boaz Solossa. Dia merupakan pencetak gol kemenangan dalam dua laga beruntun. Selain Boaz, ada Ricardo Salampessy, Ian Louis Kabes, Tinus Pae, dan Imanuel Wanggai. Mereka menjadi pilar penting dalam periode kedua Jacksen di Persipura. ’’Kehadiran mereka sangat penting saat masa transisi,’’ jelasnya.
Faktor lainnya adalah keberhasilan Jacksen menghilangkan gap antar pemain. ’’Tapi, bukan saya yang merangkul. Itu semua karena Tuhan. Saya bersyukur bisa mengurangi gap antar pemain dalam tim,’’ papar Jacksen seperti dikutip Cenderawasih Pos.
Tim Terbaik Pekan ke-10
Pelatih: Jacksen F. Tiago (Persipura)
Formasi : 4-3-3
Kiper
Dwi Kuswanto (Persela)
Menit bermain: 90
Save: 3
Intersep: 1
Sapuan: 1
Umpan: 21
Akurasi umpan: 33 %
Bek
Henhen Herdiana (Persib)
Menit bermain: 81
Assist: 1
Intersep: 2
Melanggar: 2
Tekel sukses: 60%
Umpan: 17
Akurasi umpan: 88%
Kartu kuning: 1
Andre Ribeiro (Persipura)
Menit bermain: 90
Intersep: 9
Sapuan: 7
Melanggar: 2
Tekel sukses: 50%
Umpan: 30
Akurasi umpan: 63%
Kartu kuning: 1
Jaimerson Xavier (Madura United)
Menit bermain: 90
Intersep: 7
Melanggar: 3
Duel udara sukses: 100%
Total umpan: 55
Akurasi umpan: 80%
Kartu kuning: 1
Ricky Fajrin (Bali United)
Menit bermain: 90
Umpan kunci: 1
Intersep: 3
Sapuan: 2
Melanggar: 1
Tembakan: 1
Tekel sukses: 40%
Total umpan: 32
Akurasi umpan: 78%
Gelandang
Paulo Sergio (Bali United)
Menit bermain: 90
Umpan kunci: 3
Intersep: 1
Melanggar: 1
Total tembakan: 1
Tekel sukses: 25%
Total umpan: 22
Akurasi umpan: 77%
Marquinhos (Perseru Badak Lampung)
Menit bermain: 90
Gol: 1
Umpan kunci: 1
Intersep: 1
Total tembakan: 3
Akurasi tembakan: 67%
Duel udara sukses: 100%
Dribel sukses: 80%
Total umpan: 59
Akurasi umpan: 78%
Rachmat Irianto (Persebaya)
Menit bermain: 90
Gol: 1
Intersep: 1
Sapuan: 1
Melanggar: 3
Total tembakan: 2
Akurasi tembakan: 50%
Tekel sukses: 43%
Total umpan: 31
Akurasi umpan: 94%
Winger
Boaz Salossa (Persipura)
Menit bermain: 80
Goal: 1
Melanggar: 1
Total tembakan: 3
Akurasi tembakan: 33%
Total umpan: 17
Akurasi umpan: 94%
Striker
Ezechiel N'Douassel (Persib)
Menit bermain: 90
Goal: 1
Umpan Kunci: 2
Intersep: 3
Melanggar: 7
Total tembakan: 1
Akurasi tembakan: 100%
Duel udara sukses: 44%
Tekel sukses: 50%
Total umpan: 17
Akurasi umpan: 65%
Offside: 2
Winger
Wawan Febrianto (PS Tira Persikabo)
Menit bermain: 86
Gol: 1
Umpan kunci: 2
Total tembakan: 4
Akurasi tembakan: 50%
Dribel sukses: 80%
Total umpan: 29
Akurasi umpan: 90%

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
