Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 April 2019 | 23.59 WIB

Bos Anyar Mundur, Nasib Persiba Balikpapan Makin Gelap

KOMUNIKASI JALAN: Rahmad Masâ??ud tak ingin gegabah, namun dia sudah melakukan komunikasi dengan pelatih yang jadi incaran untuk menukangi Beruang Madu musim ini.FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST - Image

KOMUNIKASI JALAN: Rahmad Masâ??ud tak ingin gegabah, namun dia sudah melakukan komunikasi dengan pelatih yang jadi incaran untuk menukangi Beruang Madu musim ini.FUAD MUHAMMAD/KALTIM POST

JawaPos.com - Persiba Balikpapan masih belum bisa lepas dari krisis. Setelah nasib para pemain terkatung-katung tanpa kejelasan kontrak, kini kabar lebih buruk menimpa tim Beruang Madu. Bos anyar Persiba, Rahmad Mas'ud, memutuskan mundur.

Belum genap tiga bulan resmi mengambil alih kendali Persiba Balikpapan, Rahmad Mas’ud secara mengejutkan memutuskan mundur sebagai pengelola Beruang Madu. Rahmad pun telah mengembalikan Persiba ke Pemerintah Kota Balikpapan.

Kepastian itu disampaikan bagian legal manajemen lama Persiba, Muhammad Muhdar setelah menggelar pertemuan dengan legal dan perwakilan manajemen baru. “Pak Rahmad sudah mengirim pesan WhatsApp, Pak Eddy (Dirut Persiba, red) juga sudah menelepon dan menyatakan mundur,” kata Muhdar, Minggu (7/4) sore.

Bukan tak ada angin tak ada hujan jika Rahmad memilih untuk mundur. Wakil Wali Kota Balikpapan ini menyebut, tak kunjung selesainya proses alih kelola Beruang Madu dari manajemen lama ke manajemen baru jadi alasan utama dia mundur. Padahal sejauh ini Persiba sudah mendatangkan pemain dan pelatih sebagai bagian persiapan mengarungi Liga 2 2019.

Sejak Februari lalu, di bawah asuhan Salahudin, skuad Persiba sudah menggelar latihan dan menjajal kekuatan klub lokal. Bahkan, pemain sudah menerima uang muka dan dijanjikan bakal dikontrak dalam waktu dekat.

“Ada poin yang menurut kami tidak sesuai dengan kesepakatan awal,” jelas Rahmad, Minggu (7/4).

Kesepakatan yang tidak sesuai menurut Rahmad adalah terkait pembayaran kewajiban oleh manajemen baru kepada manajemen lama. Hal ini juga yang membuat manajemen baru kesulitan mengontrak pemain yang telah diseleksi saat ini.

Dia menambahkan, selama mengurus Persiba dua bulan terakhir pihaknya sudah mengeluarkan dana sampai Rp 1 miliar untuk mendatangkan pemain, membiayai akomodasi, dan membayar uang muka. Namun Rahmad menyebut tak ingin menyoal dana yang sudah ia keluarkan tersebut, lantaran dia melakukannya demi kemajuan sepak bola Balikpapan khususnya Persiba.

Bahkan ia sudah pasrah jika publik kemudian menyalahkan dirinya atas keputusan mundur ini. “Kalau memang manajemen baru mau disalahkan juga tidak masalah, silakan saja,” kata dia selepas menggelar pertemuan dengan Wali Kota Balikpapan, Sekda Kota Balikpapan dan perwakilan manajemen lama.

Editor: Agus Dwi W
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore