
Pelatih PSM Makassar Bernardo Tavares siap meraih tiga angka saat dijamu Bhayangkara FC.
JawaPos.com – Kekalahan dalam empat pertandingan terakhir Liga 1 cukup membuat mental pemain Bhayangkara FC down. Berada di dasar klasemen, The Guardian bertekad melawan PSM Makassar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (29/7).
Kemenangan yang diinginkan tentu akan sulit didapat. Pelatih Bhayangkara FC Emral Abus mengakui Juku Eja bukan tim sembarangan. Jadi jawara musim lalu, PSM punya organisasi permainan dan skuad yang mumpuni. ''Mereka punya (Wiljan) Pluim yang kuat pegang bola,'' jelasnya.
Dia pun sudah melakukan segala upaya agar kemenangan perdana bisa didapat. Selain menonton video-video pertandingan PSM, Emral juga sudah melakukan evaluasi total kepada timnya. Khususnya kenapa dalam empat pertandingan terakhir tidak memperoleh satu pun kemenangan.
Salah satunya ketika dikalahkan oleh Persikabo 1973. Mantan pelatih Bali United itu heran kenapa timnya bisa kalah di akhir pertandingan. Padahal, di akhir babak pertama, Bhayangkara FC unggul. ''Kami cari tahu pasti penyebabnya baik itu secara individu, unit, dan tim,'' tegasnya.
Perencanaan pun sudah disusun. Emral sudah memberitahukan bagaimana cara mengatasi lawan kepada Indra Kahfi dan kawan-kawan. ''Kami mencoba melihat strength dan weakness poin lawan, kemudian menerapkannya dalam latihan,'' terangnya.
Dia sangat yakin Bhayangkara FC bisa bangkit. Anak asuhnya juga sepakat akan habis-habisan untuk bisa memperoleh kemenangan perdana di Liga 1. ''Mudah-mudahan dewi fortuna berpihak ke kita,'' harapnya.
Sementara Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, tidak ingin memandangnya sebelah mata. Dia yakin pertandingan akan berlangsung sengit di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.
Tavares bicara bukan tanpa sebab. Dia sudah memantau empat pertandingan terakhir Bhayangkara FC, khususnya saat melawan Persija Jakarta dan Persikabo 1973.
Melawan Persija misalnya, andai kiper Macan Kemayoran Andritany Ardhiyasa tidak bermain bagus, mungkin akan banyak gol diciptakan oleh The Guardian. Begitu juga ketika melawan Persikabo 1973. ''Mereka (Bhayangkara FC) mencetak gol lebih dulu. Itu membuktikan kualitas mereka,'' jelasnya.
Berada di posisi paling bawah bukan jaminan Bhayangkara FC lemah. Pelatih yang membawa PSM juara Liga 1 musim lalu menyebut skuad Bhayangkara FC musim ini sangat luar biasa. ''Ada (Mathias) Mier yang kita tahu kualitasnya sejak musim lalu. Pemain lokal mereka juga sangat bagus,'' ujarnya.
Saat ini, Tavares berharap anak asuhnya bisa beristirahat dengan baik. Tidak melakukan official training karena jadwal penerbangan yang sulit didapat hari ini membuat Juku Eja harus terlambat datang ke Bekasi. ''Semoga pemain bisa melaksanakan pertandingan dengan baik,'' harapnya.
Pemain PSM Yakob Sayuri sependapat dengan pelatihnya. Dia juga tidak ingin meremehkan Bhayangkara FC. ''Kami akan bekerja lebih keras dari pertandingan sebelumnya,'' ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
