
Antonio Rüdiger menjadi penentu kemenangan Real Madrid 4-3 atas AS Roma di Liga Champions. Bek Jerman itu mengaku senang sekaligus memiliki perasaan campur aduk setelah membobol mantan klubnya. (@toniruediger/Instagram)
JawaPos.com - Antonio Rüdiger mengungkapkan perasaan campur aduk setelah mencetak gol kemenangan Real Madrid ke gawang mantan klubnya, AS Roma, dalam laga Liga Champions 2026/2027. Pertandingan di Stadio Olimpico, Roma, Kamis (15/10/2026) dini hari WIB, berakhir dengan kemenangan dramatis Los Blancos 4-3.
Kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah. Real Madrid sempat tertinggal 1-3 setelah AS Roma memanfaatkan sejumlah kelemahan tim tamu. Namun, Madrid bangkit pada menit-menit akhir melalui gol Carlos Espí, Endrick, dan Rüdiger.
Rüdiger memastikan kemenangan Real Madrid lewat gol pada menit ke-90. Gol tersebut terasa istimewa karena AS Roma pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier bek asal Jerman itu.
Meski mengakui sulitnya pertandingan, Rüdiger memuji perjuangan rekan-rekannya yang tidak menyerah meski berada dalam posisi tertinggal.
"Tiga poin ini sangat penting karena Roma adalah tim yang sangat tangguh dan lawan yang sulit. Mereka bermain bagus dan memanfaatkan kesalahan kami, tetapi cara kami berjuang kembali pada akhirnya adalah persis bagaimana seharusnya kami bermain: dengan lebih banyak tekad, lebih banyak keberanian, dan keyakinan yang lebih besar," kata Rüdiger, dikutip dari laman resmi UEFA.
Bagi Rüdiger, mencetak gol penentu kemenangan tentu menjadi kebahagiaan tersendiri. Namun, ia tidak melupakan ikatan emosional nan haru dengan klub ibu kota Italia tersebut.
"Saya senang telah mencetak gol kemenangan. Tentu saja, ini perasaan yang campur aduk, tetapi itulah sepak bola. Roma akan selalu memiliki tempat khusus di hati saya," pungkasnya.
Rüdiger pernah memperkuat AS Roma setelah bergabung dengan status pinjaman dari VfB Stuttgart pada 2015. Setelah menjalani masa peminjaman, ia menjadi pemain permanen Roma sebelum pindah ke Chelsea pada 2017.
Bek berusia 33 tahun itu tampil sebagai starter dan bermain selama 90 menit saat menghadapi mantan klubnya. Berdasarkan data FotMob yang tercantum, Rüdiger mencatatkan 63 sentuhan bola sepanjang pertandingan.
Dalam aspek pertahanan, ia membukukan sembilan aksi bertahan, terdiri atas enam sapuan, satu blok, dan dua intersepsi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022