
Jose Mourinho memuji mentalitas Real Madrid setelah bangkit dari ketertinggalan 1-3 untuk mengalahkan AS Roma 4-3 di Liga Champions. Menurutnya, Los Blancos sulit dihentikan dalam 20 menit terakhir pertandingan. (Instagram/@realmadrid)
JawaPos.com - Jose Mourinho kembali menjadi sorotan setelah Real Madrid mencatatkan kemenangan dramatis 4-3 atas AS Roma di Stadio Olimpico. Pelatih asal Portugal itu menilai Los Blancos menunjukkan kekuatan luar biasa pada 20 menit terakhir, ketika mereka membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dua gol.
Pertandingan tersebut terasa istimewa bagi Mourinho. Ia kembali ke Stadio Olimpico untuk pertama kalinya sebagai lawan dan mendapat sambutan emosional dari para pendukung Roma. Sejumlah spanduk bahkan menampilkan sosoknya bersama trofi Liga Konferensi yang pernah ia persembahkan untuk klub ibu kota Italia tersebut.
Namun, suasana penuh nostalgia itu tidak membuat Roma memberikan kemudahan kepada mantan pelatih mereka. Giallorossi sempat berada di jalur kemenangan setelah gol Marten de Roon dan dua gol Donyell Malen membawa mereka unggul 3-1.
Situasi berubah drastis pada fase akhir pertandingan. Real Madrid memanfaatkan situasi bola mati untuk mencetak tiga gol melalui Carlos Espi, Endrick, dan mantan bek Roma, Antonio Rudiger. Rentetan gol dari menit ke-83 hingga menit ke-90 memastikan kemenangan dramatis tim tamu.
Melansir Football Italia, Mourinho mengakui bahwa Roma tampil lebih baik pada babak pertama. Namun, ia merasa momentum pertandingan berubah sepenuhnya setelah Real Madrid mulai melancarkan tekanan bertubi-tubi.
“Bisa dibilang itu dua pertandingan dalam satu, Roma lebih unggul dalam setiap aspek di babak pertama, dan kemudian Real Madrid tak terbendung selama 20 menit itu,” kata Mourinho kepada Amazon Prime Video Italia.
Menurut Mourinho, Roma memberikan kejutan pada awal pertandingan dengan menempatkan Matías Soulé di sisi sayap. Strategi tersebut menciptakan keunggulan di area tertentu dan membuat Madrid kesulitan mengantisipasi permainan tuan rumah.
“Kami mengejutkan mereka di awal pertandingan dengan menggunakan Matias Soulé di sayap, menciptakan keunggulan di area tersebut. Kami kebobolan gol yang tidak masuk akal yang tidak boleh terjadi di level ini.”
Meski sempat tertinggal 1-3, Mourinho menilai para pemain Madrid tidak kehilangan keyakinan. Sebaliknya, ia merasa Roma mulai kehilangan kemampuan untuk mempertahankan intensitas permainan ketika tekanan semakin besar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022