
Gol Rabiot pada menit ke-63 gagal membawa Rossoneri meraih kemenangan setelah Cas Odenthal menyamakan skor lima menit kemudian. Rabiot meminta timnya memperbaiki mentalitas dan efektivitas serangan. (Dok. Adrien Rabiot)
JawaPos.com - Adrien Rabiot kecewa AC Milan gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Sassuolo pada pekan keenam Liga Italia 2026/2027. Meski sempat unggul lebih dulu, Rossoneri harus puas bermain imbang 1-1 di Mapei Stadium, Minggu (11/10).
Rabiot membawa Milan unggul pada menit ke-63 melalui tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan lima menit setelah Cas Odenthal menyamakan kedudukan untuk Sassuolo pada menit ke-68.
Dalam pertandingan tersebut, Rabiot juga memuji penampilan Mike Maignan yang melakukan sejumlah penyelamatan penting. Menurut gelandang timnas Prancis itu, Milan perlu memperbaiki mentalitas agar tidak kehilangan poin setelah berhasil unggul.
"Kami mencetak gol dan kemudian langsung kebobolan. Mike (Maignan) menyelamatkan kami dari situasi lain. Kami tidak bisa hanya berdiam diri seperti ini; kami perlu memperbaiki mentalitas dan meningkatkan permainan kami. Kami melakukan beberapa hal bagus hari ini, tetapi dua poin hari ini telah hilang," kata Rabiot kepada DAZN, dikutip dari Tuttomercatoweb.
Rabiot menilai Milan sebenarnya memiliki kemampuan untuk tampil lebih baik dan mengamankan tiga poin. Ia tidak ingin timnya terlalu sering kehilangan poin jika ingin terus bersaing dalam perebutan gelar Liga Italia musim ini.
"Ya, karena bahkan dalam pertandingan seperti malam ini, kami bisa bermain lebih baik dan mendapatkan tiga poin penting. Tidak mudah bermain di sini melawan Sassuolo, yang memiliki pemain berkualitas di lini depan, tetapi kami tahu itu," ujar Rabiot.
"Kami perlu mengelola fase-fase tertentu dengan lebih baik. Kami harus mendapatkan lebih banyak poin karena telah bermain cukup baik dalam pertandingan-pertandingan terakhir. Saya kecewa karena kami tidak boleh kehilangan terlalu banyak poin, yang berisiko membuat kami tertinggal dari tim lain," lanjut mantan pemain Juventus tersebut.
Selain mentalitas, Rabiot menyoroti efektivitas serangan Milan. Menurutnya, penguasaan bola yang baik belum cukup jika tidak diikuti dengan penciptaan peluang yang lebih banyak.
Ia meminta para gelandang lebih aktif masuk ke kotak penalti, sementara bek sayap harus berani membantu serangan. Dengan begitu, Milan diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak ancaman di depan gawang lawan.
"Kami perlu menempatkan lebih banyak pemain di dalam kotak penalti saat menyerang. Kami sering bermain dengan terlalu sedikit pemain di sana dan perlu memperbaiki hal ini. Para gelandang harus masuk ke kotak penalti, begitu juga para bek sayap yang perlu maju ke depan," kata Rabiot.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022