
Bek Timnas Indonesia itu sempat dimainkan sebagai bek tengah saat menghadapi Persijap Jepara. Johnny Jansen melihat fleksibilitasnya sebagai modal, tetapi proses adaptasi masih menjadi tantangan. (Dok. Instagram @timgeypens_)
JawaPos.com – Tim Geypens mulai mendapat peran berbeda di Bali United FC. Bek bernomor punggung 22 itu beberapa kali dimainkan di posisi yang berbeda dalam empat pertandingan awal BRI Super League 2026/2027, termasuk sebagai bek tengah saat menghadapi Persijap Jepara.
Pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui performa Tim Geypens belum stabil karena harus beradaptasi dengan tuntutan posisi yang berbeda. Meski begitu, pemain muda tersebut dinilai memiliki fleksibilitas yang bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan tim.
Keputusan menempatkan Tim Geypens sebagai bek tengah saat melawan Persijap diambil di tengah kebutuhan komposisi pemain Bali United. Johnny ingin melihat kemampuan sang pemain menjalankan peran baru, meski posisi utamanya adalah bek kiri.
Menurut Johnny, setiap posisi memiliki tanggung jawab dan tuntutan permainan yang berbeda. Perubahan peran membuat pemain perlu menyesuaikan diri agar bisa menjalankan tugas dengan baik.
"Ya, performanya memang belum stabil. Coba bayangkan, ketika Anda bermain sebagai bek kiri, tugasnya tentu berbeda dibandingkan ketika bermain sebagai gelandang di posisi yang berbeda," kata Johnny Jansen, dikutip dari iLeague.
Johnny memahami bahwa proses adaptasi membutuhkan waktu. Pemain harus memahami tanggung jawab taktik, baik saat bertahan maupun ketika membantu serangan, terutama ketika ditempatkan di luar posisi yang biasa dimainkan.
Meski demikian, Johnny tetap melihat potensi Tim Geypens. Pemain tersebut bisa mengisi sejumlah posisi, mulai dari bek kiri dan bek kanan hingga gelandang. Fleksibilitas itu memberikan pilihan tambahan bagi tim pelatih saat menentukan komposisi pemain.
"Namun, kami tahu bahwa kami masih memiliki pemain lain di dalam tim yang tampil bagus dalam pertandingan hari ini. Pemain muda tersebut bisa bermain sebagai bek kiri, gelandang, maupun bek kanan. Ya, dia melakukan hal yang bagus," tutur Johnny.
Kemampuan mengisi beberapa posisi dapat menjadi keuntungan bagi Bali United sepanjang kompetisi. Pelatih memiliki opsi lebih banyak untuk melakukan rotasi atau menyesuaikan strategi ketika menghadapi lawan dengan karakter permainan berbeda.
Namun, fleksibilitas saja belum cukup. Tim Geypens tetap perlu menjaga konsistensi penampilan dan memahami tuntutan setiap peran agar bisa memberikan kontribusi maksimal ketika dipercaya bermain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022