
Torino dan Udinese sama-sama mengoleksi empat poin dari lima laga awal Serie A. Tuan rumah memburu kemenangan kandang pertama, sedangkan Udinese berusaha menghentikan tren tiga kekalahan beruntun. (Dok. Torino)
JawaPos.com – Torino akan menjamu Udinese pada pekan keenam Liga Italia 2026/2027 di Stadio Olimpico Grande Torino, Selasa (13/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan dijadwalkan dimulai pukul 01.45 WIB dan menjadi kesempatan bagi kedua tim untuk memperbaiki posisi setelah mengawali musim dengan hasil kurang memuaskan.
Torino mengandalkan dukungan suporter sendiri untuk memburu kemenangan. Sementara itu, Udinese datang dengan ambisi mengakhiri tren negatif setelah menelan tiga kekalahan beruntun di kompetisi domestik.
Kedua tim sama-sama mengoleksi empat poin dari lima pertandingan. Kondisi tersebut membuat duel diperkirakan berlangsung ketat karena tambahan tiga poin bisa membantu mereka menjauh dari papan bawah klasemen sementara.
Torino Masih Mencari Kemenangan Kandang
Torino, yang dikenal dengan julukan Il Toro, belum menunjukkan konsistensi pada awal musim. Tim asuhan Ignazio Abate itu mengumpulkan satu kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan pertama.
Torino juga masih memburu kemenangan kandang pertamanya di Serie A musim ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi peluang untuk memperbaiki catatan tersebut, tetapi mereka perlu meningkatkan keseimbangan antara lini serang dan pertahanan.
Dari lima pertandingan, Torino mencetak lima gol dan kebobolan delapan kali. Catatan itu menunjukkan bahwa lini belakang masih perlu dibenahi, sementara produktivitas lini depan harus ditingkatkan agar mereka lebih konsisten meraih poin.
Hasil imbang 1-1 melawan Bologna pada pertandingan terakhir sebelum jeda internasional setidaknya memberi Torino modal untuk kembali membangun momentum. Namun, mereka tetap harus mewaspadai serangan cepat Udinese.
Udinese Ingin Akhiri Tren Tiga Kekalahan
Udinese juga menghadapi tantangan untuk kembali menemukan performa terbaik. Tim besutan Kosta Runjaic itu mengawali musim dengan hasil yang cukup menjanjikan, tetapi kemudian kehilangan momentum setelah kalah dari Lazio, Inter Milan, dan Cagliari.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fulham vs Hull City: The Tigers Berpeluang Menang Tipis di Craven Cottage
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah
Prediksi Skor Lille vs Brest di Liga Prancis: Verdonk Starter, Les Dogues Berjaya di Pierre Mauroy
Prediksi Susunan Pemain Real Betis vs Barcelona: Yamal dan Adeyemi Jadi Andalan
Prediksi Skor Hamburger SV vs Stuttgart: Die Roten Siap Pesta Gol di Volksparkstadion
Prediksi Skor Espanyol vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Los Rojiblancos Pertahankan Laju Positif
Prediksi Skor PSGC Ciamis vs PSIS Semarang di Pegadaian Championship: Tuan Rumah Hadapi Ujian Berat
Prediksi Susunan Pemain AS Roma vs Genoa: Santiago Castro Siap Jadi Andalan
Prediksi Skor Semen Padang vs PSMS di Championship: Kabau Sirah Bidik Kemenangan Kandang Perdana
Prediksi RANS Nusantara vs Persela Lamongan: Laskar Joko Tingkir Berburu Kemenangan di Malang

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022