Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2026 | 23.59 WIB

Rugi Lagi! Juventus Minta Suntikan Modal hingga Rp 5 Triliun

Gagal ke Liga Champions, Juventus minta suntikan modal lagi. (@juventus/Instagram). - Image

Gagal ke Liga Champions, Juventus minta suntikan modal lagi. (@juventus/Instagram).

JawaPos.com - Juventus berencana meminta persetujuan pemegang saham untuk melakukan penambahan modal hingga EUR 250 juta (sekitar Rp 5 triliun). Antisipasi itu dilakukan setelah Juventus memprediksi bakal kembali mengalami kerugian pada tahun fiskal berjalan.

Dilansir dari Reuters, Juventus akan meminta pemegang saham memberikan wewenang kepada dewan direksi untuk melakukan penerbitan saham baru dalam satu atau beberapa tahap hingga akhir 2026. Penambahan modal itu ditujukan untuk memperkuat basis ekuitas Juventus sekaligus menjaga daya saing klub di sektor olahraga. Dana tambahan juga akan digunakan untuk mendukung kemungkinan peningkatan aset real estat strategis, termasuk stadion klub di Turin.

Selain itu, Juventus menyebut aksi korporasi itu sebagai bagian dari upaya meningkatkan keberlanjutan finansial klub dalam jangka panjang. Pemegang saham mayoritas Juventus, Exor, dipastikan mendukung rencana tersebut. Perusahaan induk milik keluarga Agnelli itu bahkan dikabarkan akan langsung menyuntikkan dana sebesar EUR 60 juta (sekitar Rp 1,2 triliun) kepada Juventus. Exor sendiri saat ini menguasai sekitar 65 persen saham Juventus.

Rencana penambahan modal diumumkan bersamaan dengan laporan keuangan Juventus untuk tahun yang berakhir pada 30 Juni 2026. Juventus mencatat kerugian sebesar EUR 66 juta (sekitar Rp 1,3 triliun) pada periode tersebut. Angka itu meningkat dibandingkan kerugian EUR 58,1 juta (sekitar Rp 1,1 triliun) yang dibukukan klub pada tahun sebelumnya.

Kondisi keuangan Juventus diperkirakan belum sepenuhnya pulih dalam waktu dekat. Klub menyatakan masih memperkirakan kerugian pada tahun fiskal berjalan setelah gagal lolos ke Liga Champions UEFA musim ini. Meskipun demikian, Juventus memperkirakan kondisi keuangannya akan mengalami perbaikan secara bertahap dalam dua tahun berikutnya.

Kegagalan tampil di Liga Champions menjadi salah satu tantangan bagi Juventus karena kompetisi itu memberikan pemasukan besar bagi klub-klub Eropa lewat hadiah kompetisi, hak siar, serta pendapatan pertandingan. Kondisi finansial Juventus dalam beberapa tahun terakhir membuat klub membutuhkan tambahan modal secara berulang.

Para investor telah menyuntikkan sekitar EUR 1 miliar (sekitar Rp 20 triliun) ke Juventus dalam tujuh tahun terakhir. Namun, klub belum masih mampu membukukan keuntungan tahunan sejak musim 2016/2017. Rencana penambahan modal hingga EUR 250 juta (sekitar Rp 5 triliun) itu menjadi langkah terbaru Juventus untuk memperkuat neraca keuangan sekaligus mendukung kebutuhan klub di luar lapangan.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore