
Lionel Messi (Bein Sports)
JawaPos.com - Timnas Argentina mulai menyiapkan era baru setelah Lionel Messi memutuskan pensiun dari karier internasionalnya. Namun, pelatih Lionel Scaloni belum terburu-buru menentukan siapa pemain yang akan mengenakan nomor punggung 10 peninggalan sang kapten.
Argentina akan menjalani era awal pasca-Messi dengan menghadapi Bolivia dalam laga persahabatan di Stadion Kempes, Cordoba, Kamis (1/10). Scaloni menegaskan nomor 10 untuk sementara tidak akan diberikan kepada pemain lain. Nomor tersebut tetap dikosongkan hingga Messi menjalani pertandingan perpisahannya.
“Kami tidak berkewajiban memberikannya untuk pertandingan-pertandingan ini, jadi kami tidak akan memberikannya kepada siapa pun sampai pertandingan perpisahan Leo,” ujar Scaloni dikutip dari ESPN.
Menurut Scaloni, nomor 10 pada akhirnya akan kembali dikenakan oleh pemain lain. Namun, sang pelatih belum menentukan siapa yang akan menjadi penerus Messi. “Gagasannya adalah seseorang pada akhirnya akan mengenakannya, mengingat betapa istimewanya menggunakan nomor tersebut. Kami hanya belum memutuskan siapa,” katanya.
Messi mengenakan nomor 10 dalam sebagian besar dari 207 penampilannya bersama Argentina, termasuk saat mengantarkan La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Setelah Messi tidak tersedia, Scaloni pun mengaku mulai menyiapkan pendekatan berbeda untuk timnya.
“Kami akan menemukan cara bermain yang berbeda. Pertandingan seperti inilah yang kami gunakan untuk bereksperimen. Meski begitu, gaya utama kami tetap berkisar pada penguasaan bola. Dari sana, kami akan melihat bagaimana kami beradaptasi,” ujar Scaloni.
Salah satu eksperimen Scaloni ialah memasangkan Julian Alvarez dan Lautaro Martinez di lini depan. Kombinasi dua penyerang itu sebelumnya jarang digunakan secara bersamaan oleh sang pelatih. Namun, Scaloni belum mengonfirmasi susunan pemain Argentina untuk menghadapi Bolivia.
Scaloni juga menilai Argentina masih memiliki fondasi kuat untuk menghadapi era baru. Menurutnya, banyak pemain muda mulai menunjukkan kualitas. Sementara itu, tidak ada satu pun pemain yang menolak panggilan untuk jeda internasional kali ini.
“Kami akan selalu bersaing, saya yakin akan hal itu. Itulah mengapa saya memutuskan untuk bertahan. Kami melihat talenta yang terus bermunculan dan keinginan untuk berada di sini. Kami dijamin akan bersaing melawan siapa pun, dan saya tidak ragu kami akan tampil di level tinggi,” ujar Scaloni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022