
Wayne Rooney tolak pencopotan gelar Premier League Manchester City. (@waynerooney/Instagram)
JawaPos.com - Wayne Rooney mengaku tidak ingin Manchester City dicopot dari gelar Premier League 2011/2012 sebagai hukuman atas pelanggaran aturan finansial kompetisi (Financial Fair Play/FFP). Menurut Rooney, pencabutan gelar akan terasa tidak adil bagi para pemain dan staf City yang bekerja keras untuk meraih trofi tersebut.
Rooney merupakan bagian dari skuad Manchester United yang harus kehilangan gelar Premier League 2011/2012 dari rival sekotanya itu. Manchester City saat itu menjadi juara setelah mencetak dua gol pada masa tambahan waktu dalam pertandingan terakhir musim melawan Queens Park Rangers (QPR).
Baca Juga:Ikut Pantau Liga Inggris, Presiden La Liga Javier Tebas Ingin Manchester City Dihukum Berat
Gelar itu menjadi yang pertama bagi City di kasta tertinggi sepak bola Inggris dalam lebih dari empat dekade. Dilansir dari Reuters, Manchester United sebenarnya memiliki jumlah poin yang sama, tetapi harus puas berada di posisi kedua karena kalah selisih gol.
Mantan rekan setim Rooney di Manchester United, Rio Ferdinand dan David de Gea sebelumnya menyarankan lewat unggahan mereka di media sosial agar gelar 2011/2012 diberikan secara retrospektif kepada Manchester United.
Namun, Rooney justru memiliki pandangan berbeda. Dalam siniar Stick to United yang dirilis pada Selasa (29/9), Rooney mengatakan United tidak layak menerima kembali gelar itu.
“Saya tidak akan merasa nyaman menerima medali Premier League lainnya jika boleh jujur, karena saya rasa kami tidak pantas mendapatkannya. Kami tidak melakukan cukup banyak hal pada musim itu untuk memenangi liga,” kata Rooney.
Eks penyerang Timnas Inggris itu juga mempertimbangkan posisi para pemain City yang mungkin tidak mengetahui persoalan finansial yang terjadi di tingkat manajemen.
“Saya berpikir dari sudut pandang para pemain mereka. Mereka sudah melakukan segala yang bisa dilakukan untuk memenangi Premier League dan dalam pikiran mereka, mereka telah memenanginya. Jika para pemain itu tidak memahami apa yang terjadi di atas mereka, lalu hal yang sama terjadi kepada saya, jika tiba-tiba Manchester United melakukan hal yang sama dan medali Premier League saya diambil, saya akan benar-benar terpukul,” ujar Rooney.
Meski menolak pencabutan gelar 2011/2012, Rooney tetap mendukung pemberian hukuman berat kepada Manchester City jika pelanggaran finansial itu berujung pada sanksi resmi. Rooney bahkan menyarankan agar Manchester City diturunkan ke kasta terendah yang memungkinkan serta dikenai pembatasan finansial selama beberapa musim.
Baca Juga:Francisco Rivera Latihan Terpisah, Persebaya Surabaya Belum 100 Persen Jelang Lawan Isenmulang FC
“Saya akan menempatkan mereka di liga terendah yang bisa mereka masuki dan kemudian memberikan pembatasan kepada mereka terkait berapa banyak uang yang bisa mereka belanjakan selama tiga atau empat musim berikutnya,” kata Rooney.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022