
Aksi unik Zinedine Zidane rayakan gol Michael Olise. (@equipedefrance/X).
JawaPos.com - Prancis menundukkan Belgia 1-0 pada laga kedua Grup A Nations League yang berlangsung di King Baudouin Stadium, Selasa (29/9). Prancis tampil tanpa Kylian Mbappe yang harus menepi akibat cedera lutut kiri. Kondisi itu membuat pelatih Zinedine Zidane melakukan perubahan besar pada lini serang timnya.
Zidane membuat sembilan perubahan dalam susunan pemain Prancis. Jeremy Jacquet, Andy Diouf, dan Lucas Da Cunha mendapat kesempatan menjalani debut, sedangkan pemain muda seperti Maghnes Akliouche dan Esteban Lepaul dipercaya tampil sejak awal. Sementara itu, Michael Olise, Rayan Cherki, dan Ousmane Dembele memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Prancis sebenarnya mendominasi jalannya pertandingan sejak awal. Namun, Les Bleus kesulitan mengubah sejumlah peluang menjadi gol karena kiper Belgia Senne Lammens tampil gagah mengamankan gawang. Desire Doue hampir membuka keunggulan Prancis pada menit ke-12, tetapi tendangannya masih membentur mistar.
Sementara itu, Da Cunha juga nyaris mencetak gol lewat tembakan keras tetapi lagi-lagi hanya membentur tiang. Pada menit ke-88, Olise berhasil memecah kebuntuan setelah menerima bola jauh di dalam wilayah pertahanan Prancis. Pemain berusia 24 tahun itu membawa bola dengan cepat melewati sisi kanan lapangan sebelum melakukan tekanan ke tengah.
Olise kemudian melepaskan tendangan keras yang mengarah ke sudut kiri bawah gawang Belgia. Senne Lammens tidak mampu menghentikan tembakan Olise yang membuat Prancis akhirnya unggul 1-0. Zidane langsung merayakan gol itu dengan berlari menyusuri garis tepi lapangan sambil berteriak sebelum menendang bola yang berada di jalurnya.
Usai laga, Zidane mengaku aksinya itu dilakukan karena terbawa suasana. “Saya mengikuti jalannya permainan dan ingin menjadi bagian dari itu. Saya melihat dia melakukan dribel dan dia membuat permainan yang luar biasa, jadi saya ingin mengikutinya. Kemudian saya melihat bola di sana dan mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya harus menendangnya. Mungkin sedikit konyol, tetapi tidak masalah,” kata Zidane dikutip dari ESPN.
Meski kehilangan sejumlah pemain utama dan melakukan rotasi besar-besaran, Zidane tetap percaya dengan kemampuan skuadnya. “Saya percaya kepada para pemain saya. Saya percaya bahwa saya memiliki sebuah kelompok, sebuah tim yang saling cocok dan bekerja dengan baik bersama-sama. Saya memiliki pemain-pemain berkualitas,” ujar Zidane.
“Saya sama sekali tidak takut dengan apa yang mungkin terjadi. Memang sejak awal sudah direncanakan seperti itu. Saya mengatakan kepada diri sendiri bahwa saya memiliki 23 pemain dan pada akhirnya saya akan menggunakan semuanya,” lanjutnya. Gol Olise akhirnya memastikan Prancis membawa pulang tiga poin dan membuat mereka menempati puncak klasemen sementara Grup A. Selanjutnya, Prancis akan menghadapi Italia sedangkan Belgia akan menghadapi Turki pada 3 Oktober.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022