
Malaysia tanpa gol meski unggul jumlah pemain saat lawan Indonesia di FIFA Asean Cup. (@malaysia_nt/Instagram).
JawaPos.com - Malaysia harus puas bermain imbang 0-0 melawan Indonesia dalam laga FIFA Asean Cup Grup A di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (28/9). Pelatih interim Malaysia Tan Cheng Hoe mengaku timnya gagal memanfaatkan sejumlah peluang meski unggul jumlah pemain selama lebih dari satu babak.
Malaysia sebenarnya mampu mengendalikan jalannya pertandingan, terutama setelah Indonesia bermain dengan 10 pemain karena Thom Haye menerima kartu merah pada menit ke-35. Situasi itu membuat Malaysia lebih leluasa menguasai permainan pada babak kedua. Harimau Malaya terus menekan pertahanan Indonesia dan beberapa kali menciptakan peluang untuk membuka keunggulan.
Arif Aiman Hanapi menjadi salah satu pemain Malaysia yang paling aktif mengancam. Arif Aiman berulang kali merepotkan lini belakang Indonesia melalui pergerakannya. Selain Arif Aiman, Bergson da Silva dan Fergus Tierney juga memiliki peluang untuk memecah kebuntuan. Namun, dominasi Malaysia tidak berujung gol. Solidnya pertahanan Indonesia hingga peluit akhir memaksa kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Baca Juga:Progres Apik Sandy Walsh! Kondisi Terbaru Bintang Persib Bandung dan Timnas Indonesia usai Cedera
Usai laga, Cheng Hoe mengaku timnya kesulitan membongkar pertahanan Indonesia meski unggul jumlah pemain. Menurutnya, Malaysia sudah mencoba berbagai cara untuk mencetak gol, tetapi gagal.
“Kami tidak bisa mengubah peluang menjadi gol meski sudah mencoba berbagai cara. Tidak mudah meskipun lawan bermain dengan 10 pemain,” kata Cheng Hoe dikutip dari New Straits Times.
Pelatih tim nasional Malaysia sementara itu tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya. Cheng Hoe menilai para pemain Malaysia mampu menjalankan pertandingan dengan baik, terutama dalam hal mengontrol permainan hingga pertandingan berakhir.
Baca Juga: Fans Malaysia Sindir Pemain Timnas Indonesia, Suporter Indonesia Balas: Asal Bukan Pemain Palsu!
Meskipun demikian, penguasaan bola dan tekanan yang diberikan Malaysia tidak cukup untuk menghasilkan kemenangan. Indonesia mampu mempertahankan skor tanpa gol meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-35.
Sementara itu, John Herdman menyebut kartu merah Haye mengubah jalannya pertandingan. Indonesia harus melakukan sejumlah penyesuaian setelah kehilangan satu pemain untuk menghadapi tekanan Malaysia. “Keputusan itu membuat kami harus melakukan beberapa pergantian pemain untuk menjaga kecepatan permainan dan menghentikan momentum lawan,” ujar Herdman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022