Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2026 | 20.58 WIB

Drama Inggris vs Spanyol, Thomas Tuchel Sebut Tak Ada Kaitannya dengan Kasus Manchester City

Timnas Inggris kalah 2-3 dari Spanyol di UEFA Nations League. (Instagram/@judebellingham) - Image

Timnas Inggris kalah 2-3 dari Spanyol di UEFA Nations League. (Instagram/@judebellingham)

JawaPos.com - Inggris kalah 2-3 dari Spanyol dalam laga Nations League pada Minggu (27/9) di Wembley. Pertandingan itu berlangsung hanya sekitar 24 jam setelah muncul laporan mengenai perkembangan kasus Manchester City yang didakwa atas 114 pelanggaran aturan finansial Premier League.

Namun, pelatih Timnas Inggris Thomas Tuchel menegaskan potensi hukuman Manchester City terkait dugaan pelanggaran itu tidak mengganggu fokus para pemainnya. Tiga pemain Manchester City, Marc Guehi, Nico O'Reilly, dan Elliot Anderson tetap menjadi starter Inggris saat melawan Spanyol.

Sayangnya, Marc Guehi justru melakukan kesalahan pada awal pertandingan yang berujung pada gol cepat Lamine Yamal. Bek Inggris itu memberikan bola kepada Yamal yang kemudian membuka keunggulan Spanyol ketika laga baru berjalan dua menit.

Inggris mampu bangkit lewat gol Anthony Gordon pada menit ke-36 sebelum Harry Kane membawa The Three Lions berbalik unggul 2-1 pada babak pertama.

Peluang emas untuk memperlebar keunggulan kemudian datang pada menit ke-54 ketika Inggris mendapatkan hadiah penalti. Namun, Kane gagal mengeksekusi peluang itu menjadi gol. Inggris kemudian harus membayar mahal. Spanyol melakukan perubahan dengan memasukkan Alex Baena dan Mikel Oyarzabal. Terbukti, Baena mencetak gol penyama kedudukan sebelum Oyarzabal memastikan kemenangan Spanyol lewat gol pada menit ke-74.

Tuchel menilai kegagalan penalti itu membuat Inggris kehilangan kesempatan untuk unggul dua gol. “Saya pikir pada momen itu, penalti Kane akan menjadi pukulan penentu untuk memberikan momentum penuh dan keyakinan penuh kepada kami dengan keunggulan dua gol,” ujar Tuchel dikutip dari ESPN.

Tuchel mengakui Inggris melakukan kesalahan teknis yang memengaruhi perubahan momentum pertandingan. “Kami tidak bisa melakukannya, kemudian sayangnya membuat kesalahan teknis lainnya yang harus dibayar mahal, dan momentum kembali bergeser. Kami kebobolan satu gol dari permainan terbuka yang seharusnya benar-benar bisa kami pertahankan dengan lebih baik karena mereka bermain melalui tengah,” kata Tuchel.

Kekalahan itu membuat Inggris gagal mengawali perjalanan mereka di Grup C dengan kemenangan. Namun, Tuchel menilai timnya tetap memiliki sejumlah hal positif yang bisa dipertahankan, meski perlu melakukan evaluasi terhadap kesalahan yang menyebabkan Spanyol membalikkan keadaan.

“Hasilnya bukan yang kami inginkan. Saya pikir kami bisa memenangkannya, jadi kami harus menerimanya, memulihkan diri, belajar dari pertandingan ini, melakukan hal-hal yang kami lakukan dengan baik pada level yang sama, serta mengurangi dan memperbaiki kesalahan kami sendiri,” tutur Tuchel.

Editor: Edi Yulianto
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore