
John Stones mencetak gol pada debutnya bersama Inter Milan saat Nerazzurri menang 1-0 atas Real Betis dalam laga uji coba pramusim. (Dok. Antara)
JawaPos.com – Inter Milan memang tidak sering kalah oleh Udinese. Akan tetapi, Udinese merupakan tim yang memberikan pelajaran pertama bagi allenatore Inter Cristian Chivu sebelum sukses meraih scudetto Serie A musim lalu. Dini hari nanti (15/9), Inter asuhan Chivu kembali bertemu Udinese dalam giornata keempat Serie A musim ini di Stadio Giuseppe Meazza, Milan (siaran langsung Vidio pukul 01.45 WIB).
Bagi Chivu, laga kali ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa wajah Inter sudah berbeda. ”Musim ini kami telah berubah,” tegas Chivu seperti dilansir dari Sky Sport Italia.
Menurut Chivu, Inter saat dikalahkan Udinese musim lalu berada dalam masa adaptasinya. Kekalahan saat itu terjadi pada giornata kedua. Kini, Inter jadi kandidat terkuat mempertahankan scudetto Serie A. Nerazzurri –sebutan Inter– sukses menyapu bersih tiga giornata awal. ”Jadi, tidak ada alasan kami mengulang kekalahan itu,” ucap pelatih asal Rumania berusia 45 tahun itu.
Mantan il capitano sekaligus bek tengah Inter Andrea Ranocchia sepakat dengan pernyataan Chivu. Setelah melakukan pekerjaan hebat musim lalu, menyandingkan scudetto Serie A dan Coppa Italia, Lautaro Martinez dkk diyakini semakin kuat musim ini. ”Dia (Chivu) lebih dari sekadar bagus. Dia dapat memperbaiki banyak situasi dan hal itu tidak mudah. Sekarang dia memimpin klub juara Italia yang makin kuat,” beber Ranocchia.
Menghadapi Udinese seperti dejavu bagi duet lini depan Inter, Lautaro dan Francesco Pio Esposito. Kali terakhir Inter lawan Udinese, keduanya mengotaki kemenangan 1-0 di Bluenergy Stadium (Stadio Friuli), Udine, dalam giornata ke-21 Serie A musim lalu.
Lautaro mencetak gol penentu kemenangan Inter dengan memanfaatkan umpan dari Pio. Musim ini, dari tiga giornata, Lautaro sudah mengemas dua gol dan Pio satu gol plus satu umpan gol.
Ekstensi kontrak bisa jadi motivasi tambahan Pio sebelum laga ini. Mantan striker Inter Christian Vieri menyebut, Pio akan menjadi bomber masa depan bagi Inter. Vieri menyebut, Pio dengan postur 191 cm seperti Luca Toni, striker berpostur tinggi (193 cm) Italia periode 1994–2016.
”Pio akan menjadi klon Toni. Beri dia satu atau dua musim dan dia akan mencetak 25-30 gol tiap musim. Saat ini, dia sedang belajar bersama Lautaro dan (Marcus) Thuram dan kemudian dia akan menjadi (striker pilihan) nomor satu,” klaim Vieri kepada Tuttosport.
Sejak membela Inter, mantan bek tengah Manchester City John Stones belum sekalipun dipercaya bermain sebagai starter. Tiga giornata, tiga kali Stones jadi pengganti. Dini hari nanti, Stones dilaporkan bisa bermain sejak awal laga mengutip laporan La Gazzetta dello Sport.
Baca Juga:Start Sempurna Persija Jakarta di Super League 2026/2027, Shin Tae-yong Soroti Perkembangan Tim
Stones sudah memiliki koneksi apik dengan Manuel Akanji seperti saat keduanya masih di City. Praktis, Stones tinggal mencari chemistry dengan bek tengah lainnya dalam skema tiga bek Inter, Alessandro Bastoni.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022