
Lazio menjamu AC Milan pada pekan keempat Liga Italia. Luka Modric dan Adrien Rabiot diprediksi kembali menjadi andalan Rossoneri di lini tengah. (Dok. AC Milan)
JawaPos.com — AC Milan bertamu ke markas Lazio pada pekan keempat Liga Italia. Laga tersebut bakal dimainkan di Stadion Olimpico, Sabtu (12/9) pukul 23.00 WIB.
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, melihat Lazio sebagai tim yang agresif. Ia menilai tim tuan rumah sedang percaya diri setelah berhasil meraih tiga kemenangan beruntun.
"Lazio adalah tim yang intens. Mereka agresif dan memiliki identitas yang jelas. Mereka bermain dengan formasi empat bek dan tiga gelandang, dengan Frattesi dalam performa terbaik dan mampu memberikan dampak di sepertiga akhir lapangan," kata Ruben Amorim saat konferensi pers yang dikutip dari laman resmi AC Milan, Sabtu (12/9).
"Mereka akan merasa percaya diri setelah tiga kemenangan yang mereka raih sejak kekalahan mereka di Coppa Italia, tetapi kami siap menghadapi mereka. Gattuso adalah legenda klub ini dan dia mewakili contoh bahwa bakat bukanlah segalanya. Dia adalah simbol dan pengingat bahwa dengan semangat dan kerja keras, Anda dapat mengatasi momen-momen sulit," imbuh pelatih asal Portugal tersebut.
Amorim juga ditanya tentang pentingnya Luka Modric di lini tengah AC Milan. Meski tidak selalu bisa melakukan pressing, gelandang berusia 41 tahun tersebut dinilai sangat penting dalam penguasaan bola.
"Terkadang dia tidak bisa melakukan pressing di setiap situasi, tetapi dia tahu bagaimana mengontrol tempo permainan. Saat ini, dia membaca permainan lebih baik daripada siapa pun. Dengan dia, kita sedikit kehilangan dalam hal pressing, tetapi ketika kita menguasai bola, kita mampu mengontrol permainan," ujar Amorim.
"Terkadang Anda kehilangan sesuatu di satu area, tetapi Anda mendapatkan sesuatu di area lain. Luka memiliki dampak besar ketika dia menguasai bola, dan saya ingin tim mengontrol penguasaan bola," imbuh mantan pelatih Manchester United tersebut.
Sementara itu, Amorim menempatkan Adrien Rabiot sebagai gelandang serang. Menurutnya, pemain Timnas Prancis tersebut sangat berbahaya di kotak penalti.
"Rabiot lebih merupakan pemain box-to-box. Pemain yang bisa bermain di antara lini, tetapi dia sangat berbahaya di sekitar kotak penalti dan tahu cara mencetak gol. Loftus-Cheek kidal tetapi juga bisa memainkan peran itu; dia perlu tampil maksimal selama 90 menit penuh," pungkas Amorim.
Lazio dan AC Milan diprediksi menyiapkan pemain terbaiknya. Melansir Sports Mole, berikut prediksi susunan pemain kedua tim:
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022