
Para Pemain Pengganti Jadi Kunci Comeback Chelsea atas Leeds United / ig @chelseafc
JawaPos.com - Xabi Alonso mungkin tidak akan mengingat babak pertama laga Chelsea kontra Leeds United dengan perasaan yang menyenangkan. Namun, enam gol di babak kedua mengubah semuanya dan membawa The Blues meraih kemenangan dramatis 6-3 di Carabao Cup.
Di tengah sorak-sorai yang menggema di Stamford Bridge setelah peluit panjang, mudah melupakan bahwa Chelsea justru meninggalkan lapangan dengan cemoohan ketika turun minum. Babak pertama mereka tampil buruk dan bahkan beruntung tidak tertinggal lebih jauh.
Melansir BBC Sport, Alonso melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemainnya, sementara Leeds juga merombak delapan pemain. Namun, eksperimen Chelsea justru membuat ritme permainan mereka berantakan.
Alonso Ubah Permainan dengan Empat Pergantian
Leeds memanfaatkan situasi tersebut dengan sangat baik. Tarik Muharemovic membuka skor sebelum Brenden Aaronson menggandakan keunggulan tim tamu tak lama setelah babak kedua dimulai.
Melihat timnya kesulitan, Alonso mengambil keputusan berani. Empat pemain dimasukkan bahkan sebelum babak pertama berakhir, yakni Cole Palmer, Morgan Rogers, Pedro Neto, dan Reece James.
Pergantian tersebut langsung mengubah wajah Chelsea. Sorakan yang sebelumnya berubah menjadi cemoohan kembali terdengar ketika Palmer dan Rogers mulai melakukan pemanasan. Setelah keduanya masuk, The Blues tampil jauh lebih agresif dan akhirnya mencetak enam gol pada babak kedua.
Palmer mencetak dua gol, sementara Neto juga masuk daftar pencetak gol. Rogers menjadi salah satu sosok paling berpengaruh dalam kebangkitan tersebut setelah terlibat dalam terciptanya empat gol dari permainan terbuka.
Namun, Alonso tidak lantas menganggap dirinya sebagai sosok yang berhasil menyelamatkan keadaan. Sebaliknya, pelatih asal Spanyol itu justru mengakui bahwa dirinya ikut bertanggung jawab atas buruknya penampilan Chelsea di awal pertandingan.
"Saya harus mengakui kesalahan dan tanggung jawab saya sendiri atas hal-hal yang terjadi," katanya. "Saya harus bisa membantu mereka dengan lebih baik agar mereka tidak merasa bertanggung jawab, dan setelah itu Anda perlu bereaksi dan memikirkan apa yang terbaik untuk tim."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022