
Roberto Mancini. (Instagram/@mrmancini10)
JawaPos.com - Pelatih Como Cesc Fabregas menyambut baik kembalinya Roberto Mancini menangani timnas Italia. Cesc Fabregas menyebut pelatih legendaris Roberto mancini memiliki gaya permainan berstandar tinggi.
Keputusan Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) dalam menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih pasukan Gli Azzuri timnas Italia diambil setelah tiga tahun lalu dia meninggalkan posisi tersebut demi melatih tim nasional Arab Saudi.
Sebelumnya, FIGC menyiapkan jajaran kandidat dengan adanya tawaran kepada Carlo Ancelotti, Pep Guardiola, serta Andrea Pirlo. Sayangnya semua rencana untuk mengakusisi satu dari ketiga manajer tersebut gagal total.
Sehingga penunjukan Mancini bagi sebagian orang terasa seperti sebuah langkah mundur untuk sepak bola Italia yang memasuki fase terendah karena gagal lolos ke Piala Dunia tiga edisi berturut-turut.
Cesc Fabregas tidak sependapat dengan penilaian sebagian pengamat dan pencinta sepak bola. Dia menegaskan bahwa ini adalah langkah positif bagi tim nasional Italia.
"Saya selalu menyukai (bagaimana) Mancini (melatih). Saya juga sempat mengikuti kiprahnya saat (meraih banyak prestasi) di Manchester City," ujar Fabregas dalam konferensi pers pramusim bersama klubnya, pada Selasa (28/7).
Baca Juga:Bomber Timnas Indonesia Viral Sempat Tawarkan CV! Sumardji: Mitchell Baker Dipantau BTN Sejak Lama
"Saya beberapa kali berbicara dengannya, dia adalah sosok pemenang, memiliki standar tinggi, dan mengusung permainan sepak bola yang apik. Dia telah membuktikannya saat menjuarai Kejuaraan Eropa (bersama timnas Italia). Saya sangat ikut berbahagia untuknya," imbuh dia.
Mancini adalah pelatih terakhir Italia saat meraih gelar juara, yakni mengangkat trofi EURO 2020. Namun, dia juga merupakan pelatih saat Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia 2022 setelah kalah dalam babak play-off melawan Makedonia Utara.
Di tingkat klub, Mancini menjuarai Premier League bersama Manchester City pada tahun 2012, serta memenangkan Piala FA, tiga gelar Serie A, empat gelar Coppa Italia, dua gelar Supercoppa Italiana, Piala Turki bersama Galatasaray, dan gelar juara di Qatar bersama Al-Sadd.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022