
Maurizio Sarri saat menjadi pelatih kepala Lazio, di mana dirinya dikabarkan akan hijrah menuju Atalanta. (KUDRYAVTSEV/AFP)
JawaPos.com - Pelatih asal Italia Maurizio Sarri memutuskan mengakhiri kontraknya bersama Lazio untuk kedua kalinya pada Rabu (27/5). Sarri saat ini dikabarkan semakin dekat untuk bergabung dengan Atalanta jelang musim baru.
Menurut laporan yang dilansir dari Daily Mail, Sarri diproyeksikan akan menangani klub asal Bergamo itu di ajang UEFA Europa Conference League musim depan. Jika kesepakatan berhasil, Atalanta berpotensi bertemu dengan klub Inggris Brighton & Hove Albion dalam kompetisi itu.
Sarri meninggalkan Lazio hanya satu tahun setelah menandatangani kontrak berdurasi tiga musim. Pada musim terakhirnya, Sarri hanya mampu membawa tim finis di peringkat kesembilan Serie A yang membuatnya gagal mengamankan tiket ke kompetisi Eropa.
itu menjadi kali kedua Sarri berpisah dengan Lazio, setelah sebelumnya juga mengundurkan diri pada periode pertamanya antara 2021 hingga 2024. Meskipun demikian, Sarri tetap meninggalkan kesan positif bagi para pendukung klub. Pada musim 2022/2023, Sarri sukses membawa Lazio finis di posisi kedua liga, suatu pencapaian terbaik mereka sejak meraih gelar juara pada musim 1999/2000.
Di Atalanta, Sarri disebut akan menggantikan posisi Raffaele Palladino. Sarri juga berpeluang kembali bekerja sama dengan direktur olahraga Cristiano Giuntoli, sosok yang pernah menjadi mitra suksesnya saat masih di Napoli. Kolaborasi Sarri dan Giuntoli di Napoli sebelumnya menghasilkan performa impresif yang membawa klub berjuluk Partenopei Gli Azzurri itu menjadi salah satu kekuatan utama di Italia.
Perpindahan Sarri itu turut memicu efek domino dalam bursa pelatih di Italia. Sejumlah perubahan besar diprediksi terjadi pada musim panas ini. Antonio Conte dikabarkan akan meninggalkan Napoli setelah dua musim, sedangkan Massimiliano Allegri telah dipecat oleh AC Milan. Di sisi lain, Gennaro Gattuso disebut-sebut akan merapat ke Lazio dan Vincenzo Italiano berencana meninggalkan Bologna.
Tidak hanya itu, masa depan Cesc Fabregas juga menjadi perbincangan. Fabregas mendapat banyak perhatian setelah membawa Como tampil impresif hingga mengamankan tiket ke Liga Champions.
Sarri sendiri dikenal sebagai pelatih berpengalaman yang sebagian besar berkarier di Italia. Dari total 23 klub yang pernah ditanganinya, hanya satu yang berasal dari luar Italia, yakni Chelsea. Bersama Chelsea pada musim 2018/2019, Sarri sukses meraih gelar UEFA Europa League, finis di peringkat ketiga Premier League, serta mencapai final Piala Liga Inggris.
Saat itu, momen kontroversial sempat terjadi saat final melawan Manchester City, ketika Sarri mencoba mengganti kiper Kepa Arrizabalaga menjelang adu penalti. Namun, Kepa menolak keluar lapangan karena merasa tidak mengalami cedera yang sempat memicu kebingungan di pinggir lapangan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022