
Tottenham Hotspur mencari pelatih baru, Roberto De Zerbi jadi kandidat utama. (ig @robdzerbi)
JawaPos.com - Roberto De Zerbi menyatakan kekecewaannya setelah Tottenham Hotspur ditahan imbang Leeds United di Liga Inggris pekan ke-36. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 tersebut dimainkan di Tottenham Hotspur Stadium, Selasa (12/5).
Setelah bermain imbang di babak pertama, Tottenham Hotspur mampu unggul cepat saat laga baru berjalan lima menit di babak kedua. Mathys Tel melakukan tendangan melengkung indah yang berhasil menjebol gawang Leeds United di menit ke-50.
Leeds United menyamakan kedudukan setelah Mathys Tel menjegal Ethan Ampadu. Penalti akhirnya diberikan kepada tim lawan setelah melihat VAR dan sukses dieksekusi dengan baik oleh Dominic Calvin-Lewin.
Menyikapi hasil imbang dari Leeds United, Roberto De Zerbi menilai tim asuhannya pantas menang meski bermain kurang baik. Pelatih asal Italia tersebut menilai tim asuhannya memiliki banyak peluang di area kotak penalti Leeds United.
"Jujur, kami tidak memainkan pertandingan yang hebat, tetapi saya pikir kami memainkan pertandingan yang bagus, cukup untuk menang. Kami bisa saja kalah pada akhirnya, tetapi jika Anda menganalisis angka-angka pertandingan, peluang mencetak gol, tendangan sudut, berapa kali kami masuk ke area gawang Leeds, kami menciptakan cukup banyak peluang untuk menang," kata Roberto De Zerbi yang dikutip laman resmi Tottenham Hotspur, Selasa (12/5).
Ada beberapa kekurangan dari Tottenham Hotspur saat imbang melawan Leeds United salah satunya seperti tidak tenang dalam menguasai bola. De Zerbi merasa timnya terlalu gugup karena pertandingan ini sangat krusial yang menentukan nasib mereka di Liga Inggris.
"Saya rasa kami terlalu banyak menderita, tekanan yang kami alami, karena bagi para pemain, mungkin hari ini adalah titik penentu pertandingan, dan kecepatan bola, keteraturan di lapangan, keputusan dengan dan tanpa bola, kami tidak menunjukkan ketenangan saat menguasai bola. Mungkin kami terlalu gugup, tapi saya senang dengan semangat dan sikap mereka. Kami berjuang, semuanya," imbuh De Zerbi.
Saat ini, Tottenham Hotspur terpaut dua poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi. Di laga selanjutnya, The Lilywhites harus menghadapi laga berat menghadapi Chelsea pada 20 Mei.
"Setelah pertandingan melawan Sunderland, kami tidak bisa membayangkan sekarang bisa mempertahankan keunggulan dua poin. Jadi, kami harus lebih kuat, tetap positif untuk mempersiapkan pertandingan berikutnya, seperti hari ini. Selain itu, untuk West Ham, mereka harus memainkan dua pertandingan yang kuat dan berat melawan Leeds (dan Newcastle). Saya tidak ragu mereka akan bermain di West Ham dengan semangat yang sama, dengan kualitas yang sama," pungkas De Zerbi.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
