Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 April 2026 | 06.48 WIB

Terpuruk di Zona Degradasi, Tottenham Hotspur Buka Lowongan Psikolog

Tottenham Hotspur buka lowongan psikolog untuk perkuat mental tim di masa sulit. Upaya ini diambil saat ancaman degradasi di Premier League kian nyata - Image

Tottenham Hotspur buka lowongan psikolog untuk perkuat mental tim di masa sulit. Upaya ini diambil saat ancaman degradasi di Premier League kian nyata

JawaPos.com - Tottenham Hotspur tengah berupaya memperkuat aspek nonteknis tim dengan mencari psikolog baru, hanya beberapa pekan setelah pelatih Roberto De Zerbi menyinggung adanya masalah kekuatan mental dalam skuad yang sedang terpuruk.

Klub asal London itu saat ini berada di zona degradasi Premier League dengan hanya menyisakan lima pertandingan musim ini. Situasi semakin memburuk setelah Tottenham kebobolan gol penyeimbang di masa injury time saat menghadapi Brighton & Hove Albion pada Sabtu (18/4) yang membuat mereka gagal mengamankan poin krusial dalam perjuangan bertahan di kasta tertinggi Liga Inggris.

Gol penutup yang dicetak Georginio Rutter membuat para pemain Spurs terpuruk. Dilansir dari Daily Mail, Xavi Simons terlihat hampir menangis, sedangkan Kevin Danso yang dianggap melakukan kesalahan pada momen tersebut hanya bisa terduduk kecewa di lapangan.

Dalam laga debut sebelumnya bersama Tottenham, De Zerbi juga harus menelan kekalahan 0-1 dari Sunderland di Stadium of Light. De Zerbi secara terbuka mengakui bahwa para pemainnya mengalami krisis kepercayaan diri dan menghadapi masalah mental di tengah tekanan degradasi.

Sejak awal tahun 2026, Spurs belum meraih satu pun kemenangan di liga dan saat ini tertinggal dua poin dari West Ham United. Selanjutnya, Tottenham Hotspur akan menghadapi laga penting melawan Wolverhampton Wanderers (Wolves) yang sebelumnya telah terdegradasi lebih dulu. Laga penting demi menyelamatkan posisi Spurs ituu akan berlangsung pada Sabtu (25/4) di Molineux.

Di tengah situasi itu, Tottenham mulai mengambil langkah konkret dengan membuka lowongan untuk posisi Men’s First Team Lead Psychologist atau Psikolog Utama untuk Tim Utama Pria melalui platform Linkedin pada Selasa (21/4). Selain tim pria, Spurs juga membuka lowongan psikolog olah raga untuk tim wanita mereka.

Dalam deskripsi pekerjaan, klub menegaskan ambisinya untuk membangun lingkungan performa kelas dunia bagi tim utama. Psikolog yang direkrut nantinya akan memberikan dukungan berbasis ilmiah kepada pemain profesional, baik secara individu maupun kolektif, serta membantu membentuk budaya performa yang lebih kuat secara mental. Peran itu mencakup kerja sama erat dengan staf pelatih dan tim performa, serta menuntut sosok yang kredibel, mampu menjaga kerahasiaan, dan efektif dalam membangun kepercayaan di lingkungan sepak bola elite.

Langkah itu dipandang sebagai investasi jangka panjang, meski kemungkinan besar tidak akan berdampak langsung pada perjuangan mereka menghindari degradasi musim ini. Tottenham berharap peningkatan ketahanan mental pemain dapat membawa perubahan positif di masa depan.

Salah satu pemain Spurs yang telah merasakan manfaat terapi psikologis ialah Richarlison. Penyerang asal Brasil itu sebelumnya mengungkapkan bahwa bantuan psikolog menyelamatkan hidupnya. Pada Maret 2024, Richarlison sempat menceritakan pengalamannya setelah terlihat menangis saat ditarik keluar dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Bolivia. Richarlison mengaku sempat memiliki stigma negatif terhadap bantuan psikolog.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore