Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 Mei 2026 | 18.42 WIB

Real Madrid Kecewa dengan Sikap Pasif Arbeloa saat Valverde dan Tchouameni Bentrok

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa. (ig @arbeloa) - Image

Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa. (ig @arbeloa)

JawaPos.com–Krisis internal Real Madrid semakin memanas jelang El Clasico. Kali ini, sorotan tajam mengarah kepada pelatih Alvaro Arbeloa yang dianggap gagal mengendalikan situasi ketika Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni terlibat pertengkaran besar di sesi latihan.

Insiden tersebut bahkan berujung pada bentrokan fisik yang membuat Valverde harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan di bagian wajah. Ketegangan sebenarnya sudah mulai terasa sejak Rabu, ketika kedua gelandang itu terlibat adu mulut di ruang ganti. Namun situasi berubah jauh lebih serius pada sesi latihan berikutnya.

Laporan menyebut Valverde terus menuduh Tchouameni sebagai pihak yang membocorkan detail pertengkaran mereka kepada media. Kapten kedua Real Madrid itu disebut beberapa kali melontarkan sindiran dan serangan verbal kepada gelandang asal Prancis tersebut sepanjang latihan berlangsung.

Suasana pun menjadi sangat tidak nyaman bagi pemain lain yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Barcelona akhir pekan ini. Melansir Diario AS, yang paling disorot justru reaksi Arbeloa di tengah situasi panas tersebut. Menurut laporan dari Spanyol, manajer Real Madrid itu dinilai terlalu pasif dan membiarkan konflik berkembang tanpa intervensi berarti. 

Meski tensi terus meningkat dan potensi bentrokan fisik terlihat jelas, Arbeloa disebut tidak memberikan peringatan maupun mencoba menenangkan kedua pemain. Bahkan ketika Valverde melakukan tekel keras terhadap Tchouameni saat sesi latihan taktik, situasi tetap dibiarkan berjalan tanpa tindakan tegas dari staf pelatih.

Arbeloa disebut mendampingi Valverde ke rumah sakit setelah keributan pecah di ruang ganti. Namun hal itu tidak cukup untuk meredam kritik dari internal klub.

Jajaran direksi Real Madrid dikabarkan kecewa dengan kurangnya kepemimpinan dari sang pelatih di tengah krisis yang sedang melanda ruang ganti. Manajemen klub disebut percaya bahwa seorang pelatih harus mampu mengontrol suasana tim, terutama dalam kondisi penuh tekanan seperti saat ini.

Situasi semakin serius setelah Florentino Perez dikabarkan turun tangan langsung untuk menyelesaikan konflik antara Valverde dan Tchouameni. Intervensi langsung dari presiden klub dianggap sebagai sinyal bahwa kondisi internal Madrid sudah berada di level mengkhawatirkan. Apalagi Los Blancos sedang menghadapi ancaman musim tanpa trofi dan tekanan besar jelang El Clasico.

Kini, posisi Arbeloa pun mulai berada di bawah tekanan hebat. Dengan ruang ganti yang terus bergejolak dan hasil tim yang tidak stabil, akhir masa jabatannya di Madrid disebut semakin dekat dengan nuansa penuh kekecewaan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore