
Timnas India. (Istimewa)
JawaPos.com - Rencana keikutsertaan India dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026 mulai memancing perhatian publik sepak bola Asia.
Turnamen yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia pada September mendatang disebut bakal menghadirkan atmosfer berbeda setelah Federasi Sepak Bola India (AIFF) dikabarkan telah menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk ikut serta di kompetisi tersebut.
Kabar itu pertama kali ramai setelah dilaporkan media India, Times of India, yang menyebut AIFF telah mencapai kesepakatan terkait partisipasi mereka di turnamen regional tersebut.
Jika benar terealisasi, kehadiran India diyakini bakal menambah daya tarik FIFA ASEAN Cup yang selama ini identik dengan rivalitas negara-negara Asia Tenggara.
Bukan hanya India, isu mengenai kemungkinan keterlibatan China juga ikut berkembang di media sosial.
Banyak penggemar menilai langkah FIFA memperluas cakupan peserta bukan sekadar urusan kompetisi, melainkan bagian dari strategi bisnis untuk memperbesar pasar sepak bola Asia.
Akun X @TplEnglish bahkan menyoroti potensi keuntungan ekonomi di balik rencana tersebut. Mereka menyebut FIFA melihat peluang besar dari pasar India dan China yang memiliki jumlah penduduk terbesar di dunia.
Kehadiran dua negara itu dianggap mampu mendongkrak angka penonton televisi, sponsor, hingga penjualan hak siar.
Pandangan tersebut cukup masuk akal mengingat sepak bola Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir mengalami peningkatan antusiasme yang signifikan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022