
Marquinhos pimpin PSG hancurkan Atalanta di Parc des Princes. (Instagram @psg).
JawaPos.com - Marquinhos kembali membawa Paris Saint-Germain (PSG) menuju ke final setelah menahan imbang Bayern Munchen di leg kedua semifinal Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-1 (aggregat 6-5) tersebut dimainkan di Allianz Arena, Kamis (7/5).
Kapten PSG itu merayakan kelolosan timnya melaju ke final untuk ketiga kalinya di Liga Champions. Marquinhos menilai timnya sudah menjalani perjalanan yang sulit untuk bisa ke final.
"Luar biasa! Final lagi! Dalam 13 tahun di klub ini, ini adalah semifinal kelima dan sekarang final ketiga. Kalian telah melihat seberapa jauh kami telah melangkah, sebuah perjalanan panjang dan sulit," kata Marquinhos yang dikutip laman resmi PSG, Kamis (7/5).
Menghadapi Bayern Munchen dalam dua leg semifinal adalah pertandingan yang sulit. Namun, Marquinhos merasa PSG memang pantas untuk mendapatkan satu tempat di final berkat kerja keras sejak awal musim.
"Pertandingan melawan Bayern ini adalah dua pertandingan yang gila! Tapi, kami berhasil mencapai final dan kami pantas mendapatkannya. Kami telah bekerja sangat keras untuk ini, sejak hari pertama musim ini," lanjut Marquinhos.
"Kami ingin merasakan momen ini lagi. Kami ingin mencapai bagian musim ini dan masih memiliki tujuan seperti ini untuk dicapai. Sekarang, kita perlu menikmati momen ini, tetapi kita masih memiliki banyak hal yang harus dilakukan," ujar Marquinhos.
Bek berusia 31 tahun tersebut menekankan bahwa para pemain PSG harus mempertahankan mentalitas dan menghadapi final seperti melawan Inter Milan tahun lalu. Untuk itu, Marquinhos berharap rekan setimnya memberikan segalanya di laga puncak tersebut.
"Kita harus terus mempertahankan mentalitas yang tepat dan menghadapi final dengan cara yang sama seperti tahun lalu. Setiap pemain memberikan yang terbaik di lapangan, melakukan apa yang harus mereka lakukan. Mentalitas ini berasal dari pelatih, dari Luis Campos dan Presiden yang telah membawa tim ini sampai ke titik ini," jelas pemain timnas Brasil tersebut.
"Sekali lagi, ini adalah kekuatan terbesar kita. Untuk mencapai final Liga Champions dan menempuh perjalanan ini, kita membutuhkan semua orang dan saya pikir, dengan risiko mengulanginya, kita telah menunjukkan bahwa itulah kunci tim dan kekuatan kita," pungkas Marquinhos.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
