Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 02.24 WIB

Ini Alasan Atletico Madrid Tak Dapat Penalti atas Tekel Calafiori Terhadap Griezmann

Pemain Arsenal, Riccardo Calafiori. (Istimewa) - Image

Pemain Arsenal, Riccardo Calafiori. (Istimewa)

JawaPos.com - Arsenal berhasil mengamankan tiket ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid, tapi kemenangan itu nyaris ternoda oleh satu momen kontroversial yang membuat seluruh stadion menahan napas.

Gol Bukayo Saka di babak pertama memang jadi pembeda, namun di babak kedua, tekanan Atletico meningkat drastis. Dan di situlah insiden krusial terjadi yakni tekel Riccardo Calafiori terhadap Antoine Griezmann di dalam kotak penalti.

Kontaknya terlihat jelas. Calafiori mengenai kaki Griezmann, situasi yang dalam banyak pertandingan hampir pasti berujung penalti. Para pemain Atletico langsung bereaksi, begitu juga dengan Diego Simeone di pinggir lapangan. Suasana Emirates yang sebelumnya bergemuruh mendadak tegang.

VAR pun turun tangan. Tapi hasilnya justru di luar dugaan banyak orang.

Ternyata, fokus utama VAR bukan hanya pada tekel tersebut. Beberapa detik sebelum insiden itu, terjadi duel udara antara Gabriel Magalhaes dan Marc Pubill. Dalam momen itu, Gabriel terjatuh setelah kontak dan wasit menilai ada pelanggaran lebih dulu dari pihak Atletico. Di sinilah kunci keputusan berada.

Melansir Give Me Sport, mantan wasit, Mark Clattenburg, menjelaskan logika di balik keputusan tersebut:

"Saya pikir yang dilihat VAR adalah tekel Calafiori terhadap Griezmann," kata Clattenburg. 

"Dia yakin itu adalah tendangan penalti, dan tayangan ulang menunjukkan memang demikian, tetapi ada pelanggaran terhadap Gabriel sesaat sebelumnya. Jadi mereka harus memeriksa pelanggaran itu terlebih dahulu, dan dia setuju dengan analisis wasit tentang adanya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran tersebut lebih berat daripada tendangan penalti."

Artinya, karena pelanggaran terhadap Gabriel terjadi lebih dulu dalam fase permainan yang sama, maka insiden itu dianggap membatalkan potensi penalti. Dalam aturan sepak bola, pelanggaran pertama dalam satu rangkaian kejadian memang jadi prioritas utama.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore