
Pemain Arsenal, Riccardo Calafiori. (Istimewa)
JawaPos.com - Arsenal berhasil mengamankan tiket ke final Liga Champions setelah menyingkirkan Atletico Madrid, tapi kemenangan itu nyaris ternoda oleh satu momen kontroversial yang membuat seluruh stadion menahan napas.
Gol Bukayo Saka di babak pertama memang jadi pembeda, namun di babak kedua, tekanan Atletico meningkat drastis. Dan di situlah insiden krusial terjadi yakni tekel Riccardo Calafiori terhadap Antoine Griezmann di dalam kotak penalti.
Kontaknya terlihat jelas. Calafiori mengenai kaki Griezmann, situasi yang dalam banyak pertandingan hampir pasti berujung penalti. Para pemain Atletico langsung bereaksi, begitu juga dengan Diego Simeone di pinggir lapangan. Suasana Emirates yang sebelumnya bergemuruh mendadak tegang.
VAR pun turun tangan. Tapi hasilnya justru di luar dugaan banyak orang.
Ternyata, fokus utama VAR bukan hanya pada tekel tersebut. Beberapa detik sebelum insiden itu, terjadi duel udara antara Gabriel Magalhaes dan Marc Pubill. Dalam momen itu, Gabriel terjatuh setelah kontak dan wasit menilai ada pelanggaran lebih dulu dari pihak Atletico. Di sinilah kunci keputusan berada.
Melansir Give Me Sport, mantan wasit, Mark Clattenburg, menjelaskan logika di balik keputusan tersebut:
"Saya pikir yang dilihat VAR adalah tekel Calafiori terhadap Griezmann," kata Clattenburg.
"Dia yakin itu adalah tendangan penalti, dan tayangan ulang menunjukkan memang demikian, tetapi ada pelanggaran terhadap Gabriel sesaat sebelumnya. Jadi mereka harus memeriksa pelanggaran itu terlebih dahulu, dan dia setuju dengan analisis wasit tentang adanya pelanggaran. Oleh karena itu, pelanggaran tersebut lebih berat daripada tendangan penalti."
Artinya, karena pelanggaran terhadap Gabriel terjadi lebih dulu dalam fase permainan yang sama, maka insiden itu dianggap membatalkan potensi penalti. Dalam aturan sepak bola, pelanggaran pertama dalam satu rangkaian kejadian memang jadi prioritas utama.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
