
Mikel Arteta disebut melakukan kesalahan fatal dalam pergantian pemain saat Arsenal kalah dari Manchester City, terutama keputusan menarik Eberechi Eze di momen krusial. (Dok. Arsenal)
JawaPos.com - Arsenal mungkin hanya mencetak satu gol, tapi di balik kemenangan tipis itu tersimpan keputusan taktik yang menunjukkan kecerdasan Mikel Arteta di momen paling krusial musim ini.
Melansir Daily Star, menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions, The Gunners tahu betul bahwa ini bukan soal bermain indah. Dan mereka mengeksekusinya dengan sempurna.
Gol Bukayo Saka di akhir babak pertama memang jadi pembeda, tapi fondasi kemenangan dibangun dari strategi yang matang.
Dalam 24 jam yang bisa dibilang menentukan arah musim, Arteta menyaksikan peluang besar terbuka di Premier League setelah pesaing mereka terpeleset, lalu ia merespons dengan pendekatan taktik yang tepat untuk menyingkirkan tim sekelas Atletico.
Salah satu keputusan paling menarik adalah peran Viktor Gyokeres. Meski sempat dianggap belum sepenuhnya nyetel, striker asal Swedia itu tampil sebagai titik fokus serangan. Kombinasi kekuatan fisik dan mobilitasnya membuat lini belakang Atletico terus berada di bawah tekanan.
Kontribusinya terlihat jelas dalam proses gol. Pergerakan cerdasnya membelah pertahanan lawan membuka ruang, sebelum bola akhirnya jatuh ke kaki Saka untuk diselesaikan. Bukan gol yang spektakuler, tapi sangat efektif dan itu yang dibutuhkan di level ini.
Babak kedua berjalan jauh lebih sulit. Atletico meningkatkan intensitas, memaksa Arsenal bertahan lebih dalam. Bahkan sempat ada momen ketika lini belakang The Gunners terlihat goyah, terutama saat kesalahan hampir berbuah fatal.
Baca Juga:Bukayo Saka Bawa Arsenal ke Final Liga Champions Setelah 20 Tahun usai Singkirkan Atletico Madrid
Namun di titik ini, keputusan Arteta untuk tetap menjaga struktur tim terbukti krusial. Alih-alih panik, Arsenal tetap disiplin dan menunggu momen yang tepat untuk keluar dari tekanan.
Menariknya, justru perubahan dari kubu lawan yang mengubah arah permainan. Ketika Diego Simeone menarik Antoine Griezmann dan Julian Alvarez, ritme serangan Atletico ikut meredup. Arsenal membaca situasi itu dengan cepat.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
