Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 02.24 WIB

Mengupas Keputusan Cerdas Arteta yang Sukses Antar Arsenal ke Final Liga Champions

Mikel Arteta disebut melakukan kesalahan fatal dalam pergantian pemain saat Arsenal kalah dari Manchester City, terutama keputusan menarik Eberechi Eze di momen krusial. (Dok. Arsenal) - Image

Mikel Arteta disebut melakukan kesalahan fatal dalam pergantian pemain saat Arsenal kalah dari Manchester City, terutama keputusan menarik Eberechi Eze di momen krusial. (Dok. Arsenal)

JawaPos.com - Arsenal mungkin hanya mencetak satu gol, tapi di balik kemenangan tipis itu tersimpan keputusan taktik yang menunjukkan kecerdasan Mikel Arteta di momen paling krusial musim ini.

Melansir Daily Star, menghadapi Atletico Madrid di semifinal Liga Champions, The Gunners tahu betul bahwa ini bukan soal bermain indah. Dan mereka mengeksekusinya dengan sempurna. 

Gol Bukayo Saka di akhir babak pertama memang jadi pembeda, tapi fondasi kemenangan dibangun dari strategi yang matang.

Dalam 24 jam yang bisa dibilang menentukan arah musim, Arteta menyaksikan peluang besar terbuka di Premier League setelah pesaing mereka terpeleset, lalu ia merespons dengan pendekatan taktik yang tepat untuk menyingkirkan tim sekelas Atletico.

Salah satu keputusan paling menarik adalah peran Viktor Gyokeres. Meski sempat dianggap belum sepenuhnya nyetel, striker asal Swedia itu tampil sebagai titik fokus serangan. Kombinasi kekuatan fisik dan mobilitasnya membuat lini belakang Atletico terus berada di bawah tekanan.

Kontribusinya terlihat jelas dalam proses gol. Pergerakan cerdasnya membelah pertahanan lawan membuka ruang, sebelum bola akhirnya jatuh ke kaki Saka untuk diselesaikan. Bukan gol yang spektakuler, tapi sangat efektif dan itu yang dibutuhkan di level ini.

Babak kedua berjalan jauh lebih sulit. Atletico meningkatkan intensitas, memaksa Arsenal bertahan lebih dalam. Bahkan sempat ada momen ketika lini belakang The Gunners terlihat goyah, terutama saat kesalahan hampir berbuah fatal.

Namun di titik ini, keputusan Arteta untuk tetap menjaga struktur tim terbukti krusial. Alih-alih panik, Arsenal tetap disiplin dan menunggu momen yang tepat untuk keluar dari tekanan.

Menariknya, justru perubahan dari kubu lawan yang mengubah arah permainan. Ketika Diego Simeone menarik Antoine Griezmann dan Julian Alvarez, ritme serangan Atletico ikut meredup. Arsenal membaca situasi itu dengan cepat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore