Diego Simeone. (X/@footballontnt)
JawaPos.com - Laga panas antara Atletico Madrid dan Arsenal di semifinal Liga Champions bukan cuma soal skor 1-1, tapi juga dipenuhi drama keputusan penalti yang bikin kedua kubu sama-sama kesal.
Pelatih Atletico, Diego Simeone, termasuk yang angkat suara. Meski timnya juga diuntungkan keputusan VAR di satu momen, ia tetap menyindir bagaimana teknologi itu bisa “mengubah arah” pertandingan.
Arsenal membuka keunggulan lewat penalti Viktor Gyökeres di akhir babak pertama, setelah ia terjatuh usai mendapat kontak dari David Hancko di kotak terlarang.
Baca Juga:Atletico Madrid Tahan Imbang Arsenal 1-1, Antoine Griezmann Sudah Tahu Cara Menangkan Leg Kedua
Di babak kedua, giliran Atletico yang mendapat penalti. Bola tembakan Marcos Llorente mengenai tangan Ben White, dan Julian Alvarez sukses mengeksekusi untuk menyamakan skor. Masalahnya tidak berhenti di situ.
Arsenal sempat mendapat peluang penalti kedua ketika Hancko menginjak kaki Eberechi Eze. Wasit Danny Makkelie awalnya menunjuk titik putih, tapi kemudian membatalkan keputusannya setelah melihat ulang melalui VAR. Di sinilah kontroversi memuncak.
Melansir Metro Sport, menanggapi penalti pertama Arsenal, Simeone memberikan pandangan yang cukup “dingin tapi nyelekit”.
"Menurut pendapat saya, penalti pertama melibatkan kontak dari belakang, pemain tersebut mengantisipasi kontak dan terjatuh."
Ia juga menekankan bahwa di level semifinal Liga Champions, keputusan penalti seharusnya benar-benar jelas.
"Di semifinal Liga Champions, Anda membutuhkan penalti yang benar-benar merupakan penalti."
Soal VAR, Simeone tidak menolak keberadaannya, tapi mengakui dampaknya yang bisa dua arah.
"Wasit memahami bahwa itu memang pelanggaran. Pada kesempatan lain, berkat VAR, dia memahami bahwa itu adalah penalti karena awalnya bukan pelanggaran handball, dan kemudian, pada kesempatan kedua, juga berkat VAR, itu bukan penalti."
"VAR terkadang memberikan keuntungan dari keraguan dan terkadang juga mengambilnya."

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
