
Adam Wharton tampil impresif bersama Crystal Palace. (@adamwharton10)
JawaPos.com–Manchester United dikabarkan mulai meragukan langkah mereka untuk merekrut gelandang Crystal Palace Adam Wharton. Kekhawatiran utama muncul karena gaya bermain Wharton dinilai terlalu mirip dengan bintang muda mereka, Kobbie Mainoo.
Adam Wharton, 22, sebelumnya masuk dalam daftar target Manchester United untuk menggantikan Casemiro yang berpotensi hengkang. Pemain jebolan Blackburn Rovers itu tampil impresif musim lalu dan berperan penting dalam keberhasilan Crystal Palace menjuarai Piala FA.
Performanya membuat dia berpeluang tampil bersama timnas Inggris di Piala Dunia musim panas ini. Namun, menurut laporan Mirror, profil permainan Adam Wharton yang cenderung mirip dengan Kobbie Mainoo membuat manajemen Manchester United berpikir ulang.
Saat ini, di bawah arahan Michael Carrick yang semakin dekat dengan status pelatih permanen, Mainoo menjadi pilar utama di lini tengah bersama Casemiro. Keduanya dianggap memiliki chemistry yang solid, sehingga klub ingin mencari gelandang baru yang bisa melengkapi Mainoo, bukan yang memiliki karakter serupa.
Sebagai alternatif, United dikabarkan mengincar beberapa nama lain seperti Elliot Anderson, Sandro Tonali, Bruno Guimaraes, hingga Aurelien Tchouameni, yang dinilai memiliki gaya bermain lebih mendekati Casemiro.
Meski begitu, peluang untuk mendatangkan Wharton belum sepenuhnya tertutup. United disebut-sebut bisa merekrut lebih dari satu gelandang pada bursa transfer musim panas ini, terutama mengingat masa depan Manuel Ugarte yang belum jelas setelah hanya sekali menjadi starter di era Carrick.
Faktor finansial juga akan sangat menentukan. Jika berhasil lolos ke Liga Champions, United akan memiliki anggaran transfer yang lebih besar untuk memperkuat skuad.
Musim panas lalu, mereka mendatangkan empat pemain, namun sektor lini tengah justru kurang mendapat perhatian. Ketergantungan United terhadap Mainoo terlihat jelas saat absen dalam laga melawan Leeds pekan lalu. Tanpa dirinya, tim kesulitan membangun serangan dari lini belakang dan akhirnya kalah 2-1.
Kemampuan progresi bola dari lini tengah yang dimiliki baik oleh Mainoo maupun Wharton menjadi aspek krusial yang masih perlu diperkuat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022