
Gabriel Jesus jadi sasaran ejekan fans. (The sun)
JawaPos.com–Penyerang Gabriel Jesus menjadi sorotan dalam laga panas antara Arsenal dan Manchester City yang berakhir 2-1 untuk kemenangan The Citizens. Meski tidak dimainkan, momen unik justru terjadi saat Jesus melakukan pemanasan di pinggir lapangan.
Dalam pertandingan yang digelar di Etihad Stadium itu, striker berusia 29 tahun tersebut mendapat ejekan dari seorang suporter tuan rumah. Fans tersebut meneriakkan chant bernada provokatif, menyebut Jesus sebagai Judas sambil mempertanyakan skor pertandingan.
Tak tinggal diam, Jesus merespons dengan mendekati arah suporter tersebut. Dia menunjuk dirinya sendiri dan dengan tegas menyatakan bahwa dirinya telah meraih 11 gelar selama berseragam Manchester City sebuah pengingat akan kontribusi besarnya di klub lamanya.
Pemain asal Brasil itu memang memiliki rekam jejak gemilang bersama City sejak didatangkan dari Palmeiras pada Januari 2017. Di bawah asuhan Pep Guardiola, Jesus mencetak 95 gol dari 236 penampilan dan masuk dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa klub. Selama periode tersebut, dia turut membantu City meraih 11 trofi, termasuk empat gelar Liga Inggris.
Namun, sejak pindah ke Arsenal dengan nilai transfer GBP 45 juta pada 2022, keberuntungan belum sepenuhnya berpihak padanya. Bersama tim asuhan Mikel Arteta, Jesus belum berhasil mempersembahkan trofi. Dalam tiga musim penuh terakhir, Arsenal harus puas finis sebagai runner-up.
Secara individu, performa Jesus juga belum kembali ke level terbaiknya. Dia baru mencetak 31 gol dari 120 penampilan dan musim ini semakin sulit menembus starting XI setelah pulih dari cedera lutut serius.
Baca Juga:Gary Neville Soroti Keterlambatan Gabriel saat Arsenal Kebobolan Gol Cepat dari Manchester City
Sejak kembali bermain pada November, dia baru dua kali menjadi starter di Liga Inggris. Dalam laga melawan City, Kai Havertz dipercaya tampil sejak awal, sementara Viktor Gyokeres masuk sebagai pemain pengganti.
Kemenangan Manchester City dalam laga ini membuat mereka semakin dekat dengan puncak klasemen, hanya terpaut tiga poin dari Arsenal dan masih memiliki satu pertandingan lebih banyak. Peluang untuk merebut posisi teratas terbuka lebar saat mereka dijadwalkan menghadapi Burnley pada laga berikutnya.
Insiden antara Jesus dan suporter tersebut memicu beragam reaksi di media sosial. Banyak fans justru membela sang pemain. Seorang pengguna menulis bahwa sulit untuk membenci Jesus, sementara lainnya menilai sang striker tetap layak dihormati atas jasanya. Bahkan ada yang menyebut perilaku suporter tersebut memalukan dan tidak pantas.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022