
Martin Odegaard ungkap masalah klasik finishing saat Arsenal kalah dari Manchester City. (ig @odegaard.98)
JawaPos.com–Kekalahan Arsenal dari Manchester City kembali menyoroti satu masalah klasik yakni finishing. Kali ini, kapten tim Martin Odegaard sendiri yang mengakuinya.
Dalam laga krusial tersebut, The Gunners sebenarnya tampil cukup solid. Arsenal datang dengan keunggulan poin dan sempat terlihat mampu mengamankan hasil, atau setidaknya mencuri satu angka dari Manchester City. Namun, detail kecil kembali jadi pembeda.
Arsenal bukan tanpa peluang. Justru sebaliknya, mereka menciptakan cukup banyak momen berbahaya terutama di babak kedua. Tekanan tinggi, build-up rapi, dan pergerakan tanpa bola berjalan efektif.
Baca Juga:Manchester City vs Arsenal: Alasan Gabriel Tak Dapat Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland
Masalahnya? Penyelesaian akhir. Di level seperti ini, satu peluang yang gagal bisa berarti segalanya.
Saat Erling Haaland mencetak gol kedua untuk City, Arsenal sebenarnya masih punya waktu dan peluang untuk merespons. Mereka terus menekan hingga menit akhir, tapi gol penyeimbang yang diharapkan tak kunjung datang.
Melansir Just Arsenal, Odegaard tak menutupi kekecewaannya usai laga. Dia merasa timnya sudah melakukan banyak hal dengan benar kecuali satu hal paling penting.
”Kecewa karena tidak menang. Jelas kami ingin mendapatkan hasil dan kami benar-benar bersemangat hari ini. Kami memainkan pertandingan yang bagus, kami melakukan pressing dengan sangat baik,” ungkap Odegaard.
“Terutama di babak kedua kami terlihat berbahaya, memiliki momen-momen penting di depan gawang. Margin tipis menentukan hasil pertandingan seperti ini dan kami kurang tajam di depan gawang, itulah sebabnya kami pulang tanpa membawa apa pun,” sambung dia.
Pernyataan itu merangkum realita yang dihadapi Arsenal yaitu performa bagus saja tidak cukup jika tidak diakhiri dengan gol.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Tragis! Gadis 13 Tahun di India Diperkosa 30 Pria Selama 5 Hari, Para Tersangka Diarak Warga
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
