Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 April 2026 | 22.50 WIB

Manchester City vs Arsenal: Alasan Gabriel Tak Dapat Kartu Merah usai Insiden dengan Haaland

Gabriel hanya mendapat kartu kuning setelah insiden dengan Haaland, VAR menolak kartu merah. (ig @footballsoccermeme) - Image

Gabriel hanya mendapat kartu kuning setelah insiden dengan Haaland, VAR menolak kartu merah. (ig @footballsoccermeme)

JawaPos.com–Insiden panas antara Gabriel dan Erling Haaland di akhir laga Manchester City vs Arsenal sempat bikin banyak orang mengernyit. Aksi menanduk yang dilakukan bek Arsenal itu terlihat jelas dan buat sebagian pengamat, itu sudah cukup untuk kartu merah.

Tapi nyatanya, wasit hanya mengeluarkan kartu kuning. Keputusan itu pun langsung jadi bahan perdebatan. Melansir Give me Sport, tak lama setelah kejadian, pihak Liga Premier akhirnya memberi penjelasan resmi. Intinya cukup sederhana, menurut mereka, tindakan Gabriel tidak memenuhi kriteria untuk kartu merah.

Keputusan wasit untuk tidak memberikan kartu merah telah diperiksa dan dikonfirmasi oleh VAR dan tindakan Gabriel dianggap tidak terlalu agresif atau kasar. Artinya, meski ada kontak kepala ke kepala, intensitasnya dinilai tidak cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai violent conduct.

Perdebatan di Kalangan Pengamat

Meski sudah ada penjelasan resmi, tidak semua orang setuju. Gary Neville bahkan langsung bereaksi saat siaran langsung.

”Saya tidak percaya itu bukan kartu merah,” tandas Gary Neville.

Sementara itu, mantan wasit Mike Dean awalnya menilai kartu kuning masih bisa diterima, tapi setelah melihat ulang tayangan, dia mengakui bahwa Gabriel sangat beruntung tidak diusir.

Perbedaan pendapat ini sebenarnya cukup wajar. Dalam situasi seperti ini, interpretasi soal intensitas dan niat sering jadi abu-abu.

Secara aturan, kartu merah untuk insiden seperti ini biasanya diberikan jika ada unsur kekerasan berlebihan atau niat jelas untuk menyakiti lawan. Dalam kasus Gabriel, ada gerakan kepala ke arah Haaland, tapi tidak dianggap cukup kuat atau agresif. Juga tidak terlihat sebagai upaya serius untuk mencederai.

Itulah yang membuat VAR tetap mendukung keputusan di lapangan. Pada akhirnya, keputusan tersebut memang tidak mengubah hasil pertandingan karena Manchester City tetap menang 2-1. Namun, momen ini tetap jadi salah satu kontroversi dalam laga yang sudah penuh tensi sejak awal.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore