
Como gagal amankan kemenangan kandang saat menjamu Inter Milan. (@Como_1907/X)
JawaPos.com–Inter Milan menang dramatis dengan skor 4-3 saat bertandang ke markas Como dalam lanjutan Serie A 2025/2026 di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin (13/4). Laga berlangsung sengit dengan total tujuh gol tercipta.
Como tampil ganas sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan pada menit ke-36 melalui gol Alex Valle. Tekanan Como pun berlanjut hingga akhir babak pertama. Pada menit ke-45, Como menggandakan keunggulan lewat Nico Paz yang mencetak gol dengan serangan balik cepat.
Namun, Inter Milan mampu memperkecil ketertinggalan pada masa tambahan waktu babak pertama melalui Marcus Thuram yang menyelesaikan umpan silang Nicolo Barella. Skor 2-1 untuk Como bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Inter Milan langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya pada menit ke-49 Thuram kembali mencatatkan namanya di papan skor melalui sepakan dari luar kotak penalti dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Inter kemudian berbalik unggul pada menit ke-58. Denzel Dumfries mencetak gol lewat sundulan memanfaatkan umpan silang Hakan Çalhanoglu dari situasi bola mati. Dumfries kembali mencatatkan brace pada menit ke-72 melalui penyelesaian di dalam kotak penalti dan membuat Inter unggul 4-2.
Meski tertinggal dua gol, Como tidak menyerah dengan terus menekan pertahanan Inter dan mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-89 setelah Nico Paz dijatuhkan di area terlarang. Dilansir dari ESPN, Lucas da Cunha yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memperkecil skor menjadi 3-4.
Di sisa waktu pertandingan, Como hampir menyamakan kedudukan. Peluang emas datang pada masa tambahan waktu, termasuk sundulan Marc Oliver Kempf dan tembakan Jacobo Ramon tetapi belum berhasil membobol gawang Inter. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 4-3 upun tetap tidak berubah.
Hasil itu membawa Inter tetap kokoh di puncak klasemen dengan 75 poin dan menjadi kemenangan keduanya dalam lima pertandingan terakhir, setelah mendapat hasil kurang memuaskan di beberapa laga. Sementara itu, Como yang mengalami kekalahan pertama dalam lima pertandingan terakhir harus puas meski tampil impresif dan memberi perlawanan sengit sepanjang laga.
Usai pertandingan, Cesc Fabregas tetap puas meski anak asuhnya kalah. Fabregas juga menilai bahwa Inter Milan merupakan tim yang sangat kuat, Como bahkan telah kebobolan 26 gol musim ini dengan delapan di antaranya terjadi saat menghadapi Inter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022