Barcelona resmi mengajukan pengaduan kepada UEFA setelah tidak mendapat penalti saat kalah 2-0 dari Atletico Madrid. Klub Catalan menilai keputusan wasit dan VAR telah memengaruhi hasil pertandingan. (Instagram/@fcbarcelona)
JawaPos.com - Barcelona resmi mengambil langkah hukum setelah kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions.
Klub asal Catalan itu mengajukan pengaduan resmi kepada UEFA terkait insiden kontroversial yang terjadi pada menit ke-54 pertandingan, ketika Marc Pubill menyentuh bola dengan tangan di dalam kotak penalti Atletico. Barcelona merasa keputusan wasit untuk tidak memberikan penalti sangat merugikan mereka.
Insiden tersebut bermula saat kiper Atletico, Juan Musso, memainkan tendangan gawang pendek ke arah Pubill. Bek Atletico itu kemudian menghentikan bola dengan tangannya, diduga karena mengira permainan belum dimulai kembali.
Baca Juga:Prediksi Barcelona vs Espanyol: Misi Bangkit Blaugrana Usai Kekalahan, Espanyol Terancam Tumbang!
Para pemain Barcelona langsung melakukan protes, tetapi wasit Istvan Kovacs membiarkan permainan berlanjut. VAR juga tidak melakukan intervensi, sesuatu yang membuat kubu Blaugrana semakin frustrasi.
Melansir Give Me Sport, dalam pernyataan resminya, Barcelona menyebut keputusan tersebut sebagai “kesalahan besar” yang berdampak langsung terhadap jalannya pertandingan dan hasil akhir.
“FC Barcelona menginformasikan bahwa layanan hukum Klub telah mengajukan pengaduan kepada UEFA hari ini terkait peristiwa di leg pertama perempat final Liga Champions UEFA melawan Atlético Madrid.”
“Pihak klub berpendapat bahwa wasit tidak mematuhi peraturan yang berlaku, yang secara langsung memengaruhi jalannya pertandingan dan hasilnya.”
Baca Juga:Barcelona vs Atletico Madrid: Dari Laga Penuh Amarah, Pau Cubarsi Akhiri dengan Sikap Berserah
Barcelona juga meminta UEFA membuka investigasi, memberikan akses terhadap komunikasi antara wasit dan VAR, serta mengakui jika memang terjadi kesalahan dalam pengambilan keputusan. Klub bahkan menilai bahwa ini bukan pertama kalinya mereka dirugikan oleh keputusan wasit di Liga Champions dalam beberapa tahun terakhir.
Menurut aturan permainan, bola dianggap aktif setelah disentuh dan bergerak jelas saat tendangan gawang dilakukan. Karena itu, banyak pihak menilai sentuhan tangan Pubill seharusnya memang dihukum penalti. Namun wasit tampaknya menilai bola belum benar-benar aktif ketika insiden terjadi.
Baca Juga:Ter Stegen Yakin Barcelona Bisa Comeback! Jelang Ladeni Atletico Madrid di Leg Kedua Liga Champions
Hansi Flick juga tidak menyembunyikan rasa frustrasinya setelah pertandingan.
“Saya tidak tahu apa yang terjadi dalam situasi ketika penjaga gawang memulai pertandingan, bek menghentikan bola dengan tangannya dan kemudian bermain lagi.”

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
