Argentina menang 2-1 atas Mauritania dalam laga uji coba, di mana Nico Paz mencuri perhatian lewat gol indah dan Mastantuono tampil solid selama 45 menit. (Instagram/@afaseleccion)
JawaPos.com - Argentina memang menang, tapi rasanya bukan kemenangan yang benar-benar meyakinkan. Menghadapi Mauritania—tim peringkat 115 dunia—La Albiceleste hanya mampu menang tipis 2-1 dalam laga uji coba di La Bombonera.
Gol dari Nico Paz dan Enzo Fernandez di babak pertama cukup untuk mengamankan hasil, meski performa keseluruhan masih menyisakan tanda tanya.
Awalnya, Argentina dijadwalkan menghadapi Spanyol dalam laga Finalissima—duel yang jelas jauh lebih prestisius. Namun, pertandingan tersebut batal setelah tarik ulur panjang antara berbagai federasi, termasuk soal lokasi pertandingan.
Sebagai gantinya, Argentina harus puas menghadapi Mauritania dan Zambia dalam rangkaian persiapan menuju Piala Dunia. Dari segi kualitas lawan, jelas ini bukan skenario ideal.
Melansir Managing Madrid, di tengah performa tim yang biasa saja, Nico Paz jadi highlight utama. Gelandang muda itu mencetak gol lewat tendangan bebas langsung yang dieksekusi dengan presisi tinggi.
Bola meluncur dengan lengkungan sempurna, mengecoh kiper sebelum akhirnya bersarang di gawang. Sebuah gol yang tidak hanya indah, tapi juga menunjukkan kualitas tekniknya yang matang.
Menariknya, Paz saat ini tengah menjalani musim impresif bersama Como dan masih punya peluang untuk masuk skuad final Piala Dunia Argentina.
Selain Paz, Franco Mastantuono juga mendapat panggung. Penyerang muda itu masuk menggantikan Julian Alvarez di babak kedua dan tampil cukup solid selama 45 menit.
Statistiknya pun cukup menjanjikan—16 dari 17 operan berhasil, ditambah tiga kontribusi defensif. Sebuah penampilan yang rapi, meski belum benar-benar mencuri spotlight.
Namun, situasi Mastantuono saat ini sedikit berbeda. Setelah perubahan di Real Madrid, ia tidak lagi menjadi bagian utama dalam rotasi tim. Hal ini tentu memengaruhi peluangnya untuk menembus skuad final.
Kemenangan ini tetap penting sebagai bagian dari persiapan, tapi jelas masih banyak pekerjaan rumah bagi Argentina. Menghadapi tim dengan level lebih rendah seharusnya jadi kesempatan untuk tampil dominan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
