
Duel Amerika Serikat vs Belgia yang kontroversial karena warna jersey hampir sama. (Omar Vega/USSF)
JawaPos.com – Christian Pulisic termasuk di antara beberapa pemain yang mengatakan warna jersey serupa antara Belgia dan Amerika Serikat dalam pertandingan persahabatan. Fakta itu membuatnya lebih sulit untuk mengenali rekan satu tim.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kekalahan AS sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2026 dari Belgia dengan skor 2–5 di Stadion Mercedes-Benz, Atalanta, Minggu (29/3) pagi WIB.
"Itu sama sekali bukan alasan (dalam kekalahan memalukan 2-5) karena kedua tim juga menghadapi hal itu (kebingungan dengan warna jersey sama), tetapi itu seharusnya tidak boleh terjadi. Itu agak aneh," buka bintang AC Milan ini.
"Ini sulit. Seringkali Anda mendapatkan bola dan melihat ke atas, Anda tidak bisa benar-benar fokus pada sesuatu. Anda hanya bisa mendasarkannya pada warna baju. Begitulah cara kerjanya. Dan, ketika warnanya sangat mirip, itu sulit (untuk bermain). Semua orang (mungkin juga) sedikit terkejut."
Pulisic menambahkan dirinya tidak menyadari akan ada masalah, apalagi sampai semua orang melepas jersey pemanasan pra-pertandingan mereka dan warna kostum yang dikenakan kedua tim nasional hampir sama.
Tim Amerika Serikat mengenakan jersey Piala Dunia perdana mereka, yang terdiri dari garis horizontal merah dan putih serta celana pendek biru. Sedangkan jersey Belgia juga sebagian besar berwarna putih dengan sedikit warna merah muda dan biru muda serta celana pendek putih.
Gelandang Amerika Serikat, yang kini menjadi salah satu pilar Juventus, Weston McKennie juga menggemakan sentimen Pulisic soal kesamaan warna jersey yang bertabrakan antarkedua negara.
"Saya sama sekali tidak akan menjadikan itu sebagai alasan untuk kekalahan (telak 2–5 atas Belgia) dalam pertandingan ini, tetapi memang agak sulit (melawan mereka)," ujar gelandang serba bisa berusia 27 tahun itu.
"Setiap kali Anda melirik sekilas untuk membedakan mana rekan, mana lawan, hampir seperti peluang lima puluh-lima puluh. Jadi, Anda pasti harus meluangkan sedikit lebih banyak waktu untuk mengontrol bola sebelum mengambil keputusan atau memberikan umpan kepada pemain."
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
