
Hakan Calhanoglu saat laga menghadapi Rumania. (Dok. Instagram/Militakimlar)
JawaPos.com - Tim nasional Turki berhasil memenangkan laga melawan Rumania di semifinal play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Laga yang berakhir dengan skor 1-0 tersebut dimainkan di Tupras Stadyumu, Jumat (27/3).
Setelah bermain imbang di babak pertama timnas, Turki berhasil unggul di babak kedua. Ferdi Kadioglu mampu mencetak gol pada menit ke-53 setelah menerima umpan matang dari Arda Guler.
Baca Juga:Formasi Tiga Bek Jadi Favorit Herdman di Toronto FC, Tanda-Tanda Timnas Indonesia Kembali Tiga Bek?
Hakan Calhanoglu mengakui laga melawan Rumania sangat sulit karena pelatih Rumania Mircea Lucescu sudah mengenal cara bermain Turki. Namun, setelah Ferdi Kadioglu mencetak gol maka Turki bisa menguasai pertandingan.
"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. [Mircea] Lucescu mengenal kami dengan baik dan mempersiapkan diri sesuai dengan itu. Di babak pertama, kami seharusnya bisa melakukan pergerakan yang lebih baik di belakang pertahanan lawan. Di babak kedua, Ferdi [Kadıoğlu] mencetak gol dengan umpan terobosan dan skor menjadi 1-0. Sejak saat itu, pertandingan menjadi milik kami," kata Hakan Calhanoglu yang dikutip dari laman resmi UEFA, Jumat (27/3).
Sebagai kapten timnas Turki, Hakan Calhanoglu juga merasa tekanan sebelum pertandingan melawan Rumania. Setelah berhasil mengalahkan Rumania, perjuangan timnas Turki menuju Piala Dunia 2026 belum berakhir.
"Kami merasakan tekanan pertandingan ini beberapa minggu sebelumnya. Kami tahu bahwa semua orang ingin kami lolos ke Piala Dunia setelah 24 tahun. Kami senang, tetapi ini belum berakhir. Kami harus mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan terakhir," ujar Calhanoglu.
Gelandang 32 tahun tersebut telah mencapai 103 caps bersama timnas Turki. Hakan Calhanoglu juga sangat bangga menjabat sebagai kapten dengan jumlah caps tersebut.
"Saya sangat bangga akan hal itu. Bermain untuk tim nasional adalah impian masa kecil saya dan sekarang saya berada di posisi ketiga. Bülent Korkmaz, yang saya lampaui malam ini, adalah kapten legendaris baik untuk tim nasional maupun Galatasaray dan saya sangat menghormatinya. Saya juga sangat bangga menjadi kapten tim nasional Turki," pungkas Calhanoglu.
Di final, timnas Turki akan menghadapi Kosovo pada 1 April di Pristina City Stadium. Siapapun yang memenangkan laga tersebut akan lolos ke Piala Dunia 2026.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
