
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Ketidakpastian mengenai keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 kembali memunculkan pembahasan menarik dalam sejarah sepak bola dunia.
Jika Iran benar-benar tidak tampil di turnamen tersebut, mereka akan bergabung dengan sejumlah tim nasional yang pernah mundur dari Piala Dunia meski sudah memastikan tempat di putaran final.
Sepanjang sejarah turnamen, kasus seperti ini memang tergolong langka. Namun beberapa negara pernah mengambil keputusan serupa dengan berbagai alasan, mulai dari konflik politik hingga persoalan ekonomi.
Baca Juga:Jelang Lebaran, Persebaya Beri Libur 2 Pekan untuk Pemain Namun Tetap Wajib Jalani Latihan Mandiri
Kasus pertama terjadi pada 1934 FIFA World Cup. Saat itu juara bertahan Uruguay national football team menolak datang ke Eropa untuk mengikuti turnamen.
Uruguay mengambil sikap tersebut sebagai bentuk protes karena banyak negara Eropa tidak berpartisipasi dalam Piala Dunia pertama yang digelar di Montevideo pada 1930.
Empat tahun kemudian, cerita berbeda terjadi pada 1938 FIFA World Cup di Prancis. Austria national football team sebenarnya sudah memastikan tiket ke putaran final.
Namun mereka akhirnya tidak tampil setelah negaranya dianeksasi oleh Jerman Nazi dalam peristiwa yang dikenal sebagai Anschluss.
Pada edisi yang sama, Argentina national football team juga memilih mundur. Federasi sepak bola Argentina memprotes keputusan FIFA yang kembali menggelar turnamen di Eropa setelah sebelumnya dimainkan di Italia pada 1934. Negara-negara Amerika Selatan saat itu berharap adanya rotasi tuan rumah antar benua.
Cerita menarik lainnya muncul pada 1950 FIFA World Cup di Brasil. India national football team sebenarnya sudah lolos, namun akhirnya tidak berangkat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
