Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Mei 2026 | 19.39 WIB

Iran Sebut Selat Hormuz Setara Bom Atom, Ancam Guncang Ekonomi Dunia Jika Konflik Memanas

Kapal dan perahu di Selat Hormuz, Musandam, Oman, 4 Mei 2026. (REUTERS/Stringer) - Image

Kapal dan perahu di Selat Hormuz, Musandam, Oman, 4 Mei 2026. (REUTERS/Stringer)

JawaPos.com - Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz kini dipandang sebagai aset strategis setara bom atom karena mampu mengguncang ekonomi global hanya dengan satu keputusan politik. Pernyataan keras ini muncul di tengah kebuntuan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS) dan kembali meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk Persia.

Pemerintah Iran melalui pejabat tinggi, media pemerintah, hingga tokoh lingkaran elite Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, mulai terang-terangan menempatkan Selat Hormuz sebagai senjata geopolitik utama Tehran.

Jalur laut sempit yang dilalui sekitar seperlima pasokan minyak dunia itu disebut lebih penting dari sebelumnya, bahkan disejajarkan dengan program nuklir Iran yang selama puluhan tahun memicu sanksi Barat.

Penasihat senior Khamenei, Mohamad Mokhber, mengatakan kemampuan Iran mengendalikan Selat Hormuz memiliki kekuatan strategis setingkat bom atom.

“Ketika Anda memiliki kemampuan yang bisa memengaruhi seluruh ekonomi dunia hanya dengan satu keputusan, itu adalah kemampuan yang sangat besar,” ujar Mokhber kepada kantor berita Mehr.

Ia menegaskan Iran tidak akan melepaskan kendali atas selat tersebut dan bahkan berupaya mengubah tata kelola Selat Hormuz melalui jalur internasional maupun undang-undang domestik yang didorong parlemen garis keras Iran.

Ketegangan terbaru terjadi saat Washington masih menunggu respons Tehran terkait proposal kesepakatan yang dikirim melalui mediator. Namun Iran memberi sinyal tidak akan tunduk pada tekanan waktu dari Presiden AS Donald Trump.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan pemerintah masih mempelajari proposal Amerika Serikat.

“Kami melakukan pekerjaan kami sendiri, kami tidak memperhatikan tenggat waktu atau penentuan waktu,” kata Baghaei.

Pernyataan itu memperlihatkan bahwa negosiasi belum menunjukkan titik terang, sementara Iran justru meningkatkan retorika strategis terkait Selat Hormuz.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore