
Pemain Chelsea Pedro Neto. (Instagram.com/chelseafc)
JawaPos.com - Laga panas antara Chelsea dan Paris Saint-Germain di babak 16 besar UEFA Champions League tidak hanya menyisakan skor telak. Pertandingan yang berakhir 5-2 untuk kemenangan PSG itu juga diwarnai insiden yang melibatkan pemain sayap Chelsea, Pedro Neto.
Peristiwa tersebut terjadi pada masa injury time leg pertama yang berlangsung di Parc des Princes, Paris. Saat Chelsea sedang berusaha mempercepat permainan, Neto terlihat mendorong seorang ball boy yang berada di tepi lapangan.
Dorongan itu membuat sang ball boy terjatuh ke kursi di belakangnya dan sempat memicu keributan kecil antara pemain kedua tim.
Usai pertandingan, Neto langsung menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya. Pemain berusia 26 tahun itu mengaku emosinya terbawa situasi pertandingan yang sedang berjalan panas.
“Saya ingin meminta maaf kepada ball boy tersebut. Saya sudah berbicara langsung dengannya setelah pertandingan,” kata Neto dikutip dari bbc.com.
Menurutnya, saat itu Chelsea sedang tertinggal sehingga ia ingin segera mengambil bola agar pertandingan bisa cepat dilanjutkan. Namun tindakannya justru menimbulkan insiden yang tidak diinginkan.
“Kami sedang kalah dan saya ingin mengambil bola secepat mungkin. Dalam situasi itu saya sedikit mendorongnya. Itu terjadi karena emosi pertandingan,” ujarnya.
Neto juga menjelaskan bahwa dirinya sudah mencoba memperbaiki situasi dengan berbicara langsung kepada ball boy tersebut. Ia bahkan memberikan jersey yang dipakainya sebagai bentuk permintaan maaf.
“Bahasa Prancis saya tidak terlalu bagus, jadi rekan setim saya membantu menjelaskan. Pada akhirnya dia tertawa dan menerima permintaan maaf saya. Saya benar-benar menyesal,” tambahnya.
Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, juga menyampaikan permintaan maaf mewakili klub jika memang ada tindakan yang dianggap tidak pantas.
Baca Juga:Lampu Hijau Trump untuk Iran di Piala Dunia 2026! Gianni Infantino Pasang Badan Jamin Keselamatan
“Saya melihat ada keributan kecil dengan ball boy. Jika ada sesuatu dari pihak kami yang salah, saya meminta maaf atas nama klub,” kata Rosenior.
Terlepas dari insiden tersebut, Chelsea memang menjalani malam yang berat di Paris. Mereka sempat memberi perlawanan sengit sepanjang pertandingan, tetapi akhirnya harus menyerah setelah dua gol telat dari pemain PSG, Khvicha Kvaratskhelia.
Kekalahan ini membuat langkah Chelsea menuju perempat final semakin berat. The Blues harus mengejar defisit tiga gol saat menjamu PSG pada leg kedua di Stamford Bridge pekan depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Prediksi Skor Liechtenstein vs Lithuania di Liga Nations UEFA: Rinktinė Menang di Kandang Lawan
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Jepang vs Uruguay: Ko Itakura Targetkan Kemenangan
Prediksi Skor Kosovo vs Irlandia di Liga Nations UEFA: The Green Army Curi Poin di Fadil Vokrri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022