Bayern siap ladeni Dortmund. (Instagram/@harrykane)
JawaPos.com – Bayern Munchen memuncaki klasemen Bundesliga sejak awal musim. Sementara Borussia Dortmund (BVB) pernah di peringkat kedelapan sebelum konsisten menempati peringkat kedua sejak laga sebelum Natal (20/12/2025).
Der Klassiker edisi ke-139 di Signal Iduna Park, Dortmund, dini hari nanti, memang tidak akan memengaruhi posisi kedua tim di klasemen sementara (siaran langsung iNews/Soccer Channel/Vision+/Vidio pukul 00.30 WIB).
Akan tetapi, kemenangan akan signifikan dalam persaingan. Khususnya bagi Bayern. Klub berjuluk The Bavarians itu bisa membuat gap melebar jadi 11 poin (63-52) seandainya memenangi Der Klassiker. Dilansir dari laman Bundesliga, legenda Bayern Lothar Matthaus percaya, Der Klassiker kali ini akan jadi milik mantan klubnya. Hanya, BVB tidak akan menyerahkannya dengan mudah.
”Untuk menghentikan Bayern, Anda perlu bermain keras dalam tekel. Lalu, mencobanya berulang kali. Butuh permainan transisi cepat supaya menyulitkan lini belakang Bayern,’’ tutur Matthaeus.
Faktanya, sejak November 2018, Bayern tidak pernah kalah di Signal Iduna Park. Di bawah asuhan Vincent Kompany, Matthaus menilai permainan Bayern saat ini lebih kompak. ’
’Mereka sangat menikmati permainan bersama di lapangan,’’ kata Matthaus.
Tidak banyak der trainer yang pernah menjalani Der Klassiker dengan dua tim berbeda. Niko Kovac salah satunya. Dia pernah memimpin Bayern dalam laga Der Klassiker. Dini hari nanti, Kovac bakal memimpin BVB. Ini Der Klassiker ketiganya di BVB.
Tetapi, baru kali ini Kovac akan duduk di bench BVB di Signal Iduna Park. Sialnya, Kovac tidak beruntung setiap melakoni Der Klassiker di Signal Iduna Park. Bersama Bayern pada spieltag kesebelas Bundesliga 2018–2019, Kovac keok 2-3. Selain itu, dalam DFL-Supercup 2019, Kovac merasakan kekalahan dua gol tanpa balas.
Kegagalan meloloskan BVB ke fase knockout Liga Champions dua hari lalu (26/2) siap dilampiaskan Kovac dini hari nanti. ’’Kali ini aku berharap kami lebih tajam dalam menyerang,’’ ucap Kovac kepada One Football.
Sebagai pemain kelahiran Ruhr, gelandang Bayern Leon Goretzka selalu di bawah sorotan dalam laga Der Klassiker. Sayangnya, dini hari nanti akan menjadi Der Klassiker terakhirnya. Kontrak bersama Bayern berakhir pada musim panas dan Goretzka telah menyatakan siap cabut.
’’Aku akan selalu merindukan laga derbi seperti ini lagi,’’ ucap Goretzka saat sesi wawancara dengan BILD.
Darah Goretzka kental sebagai rival BVB karena pernah membela Schalke 04, lawan BVB, dalam Revierderby. ’’Spirit itu tidak berubah bersama Bayern dan aku akan selalu bersemangat menjalaninya,’’ tegas Gore, sapaan akrab Goretzka.
Prediksi Susunan Pemain
BORUSSIA DORTMUND (3-4-2-1): 1-Kobel (g); 3-Anton, 4-Schlotterbeck (c), 5-Bensebaini; 2-Couto, 8-Nmecha, 7-Jobe Bellingham, 24-Svensson; 14-Beier, 10-Brandt; 9-Guirassy
Pelatih: Niko Kovac
Jersey pemain: Kuning
Jersey kiper: Hijau
BAYERN MUNCHEN (4-2-3-1): 40-Urbig (g); 44-Stanisic, 2-Upamecano, 4-Tah, 27-Laimer; 6-Kimmich (c), 45-Pavlovic; 17-Olise, 10-Musiala, 14-Luis Diaz; 9-Kane
Pelatih: Vincent Kompany
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hitam
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022