Gianluca Prestianni. (Istimewa)
JawaPos.com - Kemenangan 2-1 Real Madrid atas Benfica di Bernabeu bukan cuma soal tiket ke babak 16 besar Liga Champions. Ada cerita lain yang lebih dalam dari sekadar skor agregat 3-1. Dan Aurélien Tchouaméni tak ragu menegaskannya.
Gelandang asal Prancis itu menilai absennya Gianluca Prestianni dalam laga tersebut sebagai sesuatu yang lebih besar dari urusan taktik atau susunan pemain. Prestianni diskors sementara satu pertandingan oleh UEFA setelah muncul tuduhan bahwa ia melakukan pelecehan rasial terhadap Vinícius Júnior pada leg pertama di Lisbon.
Pemain muda Argentina itu membantah tuduhan tersebut dan sempat ikut terbang ke Madrid, namun tidak dimainkan setelah banding terakhir Benfica ditolak.
Melansir ESPN, bagi Tchouaméni, keputusan itu membawa pesan penting. "Itu adalah keputusan terbaik bagi orang ini [Prestianni] untuk tidak bermain dalam pertandingan ini," kata Tchouaméni usai pertandingan.
"Ada hal-hal yang lebih penting daripada sepak bola. Hari ini adalah kemenangan bagi kita semua."
Kalimat tersebut terasa tegas dan penuh makna. Di tengah atmosfer panas laga Eropa, ia mengingatkan bahwa ada nilai yang lebih tinggi dari sekadar hasil pertandingan.
Dukungan untuk Vinícius
Sebelum kick-off, para suporter Madrid membentangkan spanduk anti-rasisme sebagai bentuk solidaritas. Di lapangan, Vinícius membalas dukungan itu dengan performa gemilang.
Winger Brasil tersebut mencetak gol kemenangan dan merayakannya dengan tarian di dekat bendera sudut lapangan—persis seperti yang ia lakukan di leg pertama di Lisbon. Sebuah selebrasi yang kini terasa seperti simbol keteguhan.
"Vinicius tetap percaya diri," ujar Tchouaméni.
"Dia sangat fokus. Dia memainkan pertandingan yang luar biasa seperti yang telah dia lakukan berkali-kali sebelumnya dan saya sangat senang untuknya."
Di tengah tekanan dan sorotan, Vinícius tetap tampil sebagai pembeda. Dan rekan setimnya jelas berdiri di belakangnya.
Malam Spesial Tchouaméni
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022