John Terry mengaku frustrasi karena tak dipilih sebagai manajer sementara Chelsea usai pemecatan Enzo Maresca. Pernyataannya memicu kebingungan di internal klub. (Instagram/@johnterry.26)
JawaPos.com - Chelsea mendadak jadi bahan pembicaraan setelah mantan kapten legendaris mereka, John Terry, melontarkan pengakuan yang cukup mengejutkan.
Melansir Mirror, dalam sebuah wawancara, Terry mengklaim dirinya diabaikan untuk peran manajer sementara awal tahun ini, sebuah pernyataan yang disebut-sebut membuat internal klub terkejut.
Seperti diketahui, setelah pemecatan Enzo Maresca, Chelsea sempat menunjuk pelatih U-21, Calum McFarlane, sebagai caretaker sebelum akhirnya Liam Rosenior ditunjuk sebagai manajer permanen. Di tengah transisi itulah, Terry merasa dirinya seharusnya ikut dipertimbangkan.
Terry, yang pensiun sebagai pemain pada 2018, memang sejak awal menargetkan karier kepelatihan. Ia telah mengantongi lisensi dan sempat menjadi asisten pelatih, meski belum pernah memimpin tim sebagai manajer utama. Impian besarnya? Suatu hari melatih Chelsea dari pinggir lapangan.
Kini, pria berusia 45 tahun itu bekerja di akademi Cobham dengan peran yang lebih ke arah mentoring. Namun, ketika berbicara di saluran YouTube Golf Life, ia tak menutupi rasa kecewanya.
"Bukan kesal, mungkin lebih tepatnya frustrasi, karena saya jelas merupakan bagian dari grup U-21 yang berangkat. Jadi meskipun saya tidak membawa tim… Calum membawa tim, bermain sangat baik, dan mendapatkan hasil positif dari pertandingan (Manchester City). Saya merasa seharusnya saya juga menjadi bagian dari tim itu."
"Dengar, orang-orang harus membuat keputusan. Saya suka ketika orang membuat keputusan dan mereka mengatakan 'ya' atau 'tidak'. Jelas pemilik, atau siapa pun yang membuat keputusan itu–direktur olahraga–telah mengatakan 'tidak' untuk tidak memasukkan saya, entah karena alasan apa. Saya tidak tahu mengapa."
Komentar tersebut terasa kontras dengan pernyataannya beberapa bulan lalu, ketika ia menyatakan telah “selesai” dengan ambisi menjadi manajer.
"Saya sudah selesai dalam hal melatih. Saya menikmati hidup saya, saya bekerja di akademi Chelsea. Peran saya adalah peran paruh waktu, saya senang bekerja dengan anak-anak, saya senang berbagi pengetahuan dan pengalaman saya kepada mereka."
Menjelaskan lebih lanjut, ia berkata: "Saat ini saya tidak benar-benar melatih, saya adalah seorang mentor, duta. Saya pernah melamar beberapa pekerjaan dan masa-masa itu sudah berlalu bagi saya."
Dia bahkan menambahkan: "Saya menikmati hidup saya, saya punya waktu untuk diri sendiri, saya bermain golf sedikit , saya berada di akademi dan saya juga punya waktu bersama keluarga. Ini keseimbangan yang sangat baik bagi saya."
Di satu sisi, Terry terlihat nyaman dengan kehidupannya sekarang. Di sisi lain, pengakuan terbarunya menunjukkan masih ada bara ambisi yang belum sepenuhnya padam, terutama jika menyangkut klub yang ia bela sepanjang masa kejayaannya.
Situasi ini bisa saja memperkecil peluang Terry untuk dipercaya sebagai pelatih sementara di masa depan, andai Chelsea kembali berganti manajer. Apalagi, pernyataannya dianggap mengejutkan mengingat sebelumnya ia tampak sudah berdamai dengan peran non-manajerial.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
