Pemain Chelsea Wesley Fofana jadi sasaran pelecehan rasisme daring. (Dok. Instagram/@lawestt_)
JawaPos.com – Burnley dan Chelsea mengutuk pelecehan rasial daring yang ditujukan kepada pemain mereka masing-masing yaitu, Hannibal Mejbri dan Wesley Fofana, setelah hasil imbang 1–1 menghiasi pertarungan kedua tim pada Sabtu (23/2).
Fofana diusir keluar lapangan karena dua kartu kuning, yang pertama karena pelanggaran terhadap Mejbri. Yang kedua pada menit ke-72, wasit Lewis Smith tak ragu mengeluarkan bek asal Prancis itu.
Tak lama pertandingan berakhir, Fofana langsung membagikan tangkapan layar pesan-pesan rasis yang diterimanya melalui direct massage dan diunggah di Instagram Story akun pribadinya/@lawestt_.
"2026, masih sama saja, tidak ada yang berubah. Orang-orang ini tidak pernah dihukum. Anda membuat kampanye besar melawan rasisme, tetapi tidak ada yang benar-benar melakukan apa pun," tulisnya.
Chelsea sendiri mengeluarkan pertanyaan resmi mereka bahwa akan "bekerja sama dengan pihak berwenang dan platform terkait dalam mengidentifikasi para pelaku dan mengambil tindakan sekeras mungkin (terkait pelecehan rasis)."
"Chelsea Football Club sangat terkejut dan jijik dengan pelecehan rasis daring yang ditujukan kepada Wesley Fofana. Pelecehan rasis yang dialami Wes (Fofana) setelah pertandingan Liga Inggris hari ini melawan Burnley tidak akan ditoleransi."
"Perilaku seperti itu sama sekali tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai-nilai permainan (sepak bola) dan semua yang kami perjuangkan sebagai klub. Tidak ada tempat untuk rasisme."
"Kami sepenuhnya mendukung Wes. Dia mendapat dukungan penuh kami, seperti halnya semua pemain kami yang terlalu sering dipaksa untuk menanggung kebencian ini hanya karena melakukan pekerjaan mereka," pungkasnya.
Tim tamu juga mendapatkan hal yang sama. Gelandang Burnley, Mejbri, membagikan gambar pelecehan rasis yang diterimanya. Ia menulis di Instagram: "Ini tahun 2026 dan masih ada orang seperti itu. Didiklah diri Anda dan anak-anak Anda."
Burnley juga mengeluarkan tulisan resmi terkait dengan pelecehan tersebut dan mengkonfirmasi bahwa mereka telah melaporkan insiden tersebut kepada perusahaan induk Instagram, Meta, Liga Inggris, dan polisi.
"Semua orang di Burnley FC muak dengan pelecehan rasis daring yang ditujukan kepada Hannibal (Mejbri) setelah pertandingan Liga Premier hari ini. Tidak ada tempat untuk hal ini dalam masyarakat kita dan kami mengutuknya tanpa syarat."
"Klub tetap teguh pada pendiriannya, kami memiliki pendekatan tanpa toleransi terhadap segala bentuk diskriminasi (rasisme dan apapun kepada para pemain)," tutup pernyataan resmi The Clarets.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022