
Kapten Inter Milan Lautaro Martinez. (Instagram.com/inter)
JawaPos.com - Kabar kurang sedap menghampiri Inter Milan. Sang kapten, Lautaro Martínez, dipastikan mengalami cedera otot pada bagian soleus kaki kiri atau betis. Kondisi ini membuat penyerang asal Argentina tersebut harus menepi dalam sejumlah laga penting yang sudah menanti di depan mata.
Cedera didapat Lautaro saat Inter bertandang ke markas Bodø/Glimt pada leg pertama play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Norwegia itu, Lautaro sempat terlihat menahan nyeri sebelum akhirnya ditarik keluar.
Hasil pemeriksaan lanjutan memastikan adanya masalah pada otot betis kirinya. Tim medis klub menyatakan Lautaro akan menjalani evaluasi ulang pekan depan.
Namun, ia sudah pasti absen saat Inter menghadapi Lecce di Serie A. Tak hanya itu, laga leg kedua kontra Bodø/Glimt, pertandingan melawan Genoa, serta semifinal Coppa Italia juga harus dilewatkannya.
Situasi ini membuat peluang tampil di Derby della Madonnina pada awal Maret menjadi sangat kecil. Padahal, duel melawan AC Milan tersebut berpotensi krusial dalam persaingan papan atas.
Otot betis dikenal cukup sensitif dan berisiko kambuh jika dipaksakan sebelum pulih sepenuhnya. Karena itu, tim pelatih kemungkinan besar tak akan mengambil risiko.
Tanpa Lautaro, opsi di lini depan Inter mengerucut pada nama-nama seperti Pio Esposito, Bonny, dan Marcus Thuram. Ketiganya diprediksi akan berbagi peran untuk menjaga produktivitas gol tim.
Absennya sang kapten jelas menjadi tantangan tersendiri, mengingat kontribusinya bukan hanya soal gol, tetapi juga kepemimpinan di lapangan.
Di tengah kabar kurang menyenangkan ini, ada sedikit angin segar.
Piotr Zielinski sudah kembali tersedia dan berpeluang tampil saat melawan Lecce, meski belum tentu sebagai starter.
Sementara itu, Hakan Calhanoglu dan Nicolo Barella harus menepi karena sanksi larangan bermain.
Dengan jadwal padat di Serie A, Liga Champions, dan Coppa Italia, Inter kini diuji kedalaman skuadnya. Cedera Lautaro Martínez menjadi pukulan telak, tetapi juga membuka kesempatan bagi pemain lain untuk membuktikan diri.
Fokus utama saat ini tentu memastikan pemulihan sang kapten berjalan optimal agar bisa kembali memimpin tim di fase krusial musim ini.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
