
Inter Milan saat melawan Bodo/Glimt di Liga Champions. (@Inter/X).
JawaPos.com - Skandal wasit mengemuka di Italia. Gianluca Rocchi, kepala wasit Serie A dan Serie B, tengah diselidiki atas tuduhan bertindak curang, termasuk beberapa keputusan penunjukan wasit yang diduga menguntungkan Inter Milan sepanjang musim lalu.
Klaim itu dibantah Presiden Inter Giuseppe ”Beppe” Marotta kemarin (28/4). Marotta menegaskan bahwa timnya tidak terlibat dalam kasus tersebut. Justru, dia merasa terkejut dengan isu tersebut.
”Kami mengetahui semuanya dari media. Kami tidak punya (preferensi) wasit yang kami sukai atau tidak,” kata Marotta seperti dilansir dari Sky Sport Italia.
Marotta justru menyinggung beberapa keputusan wasit yang merugikan Inter musim lalu. Termasuk penalti yang tidak diberikan saat menghadapi AS Roma.
”Bukan untuk mengeluh tetapi sebagai fakta objektif, ada beberapa keputusan yang merugikan kami dan diakui sebagai kesalahan oleh ofisial,” tuturnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
