
Penyerang Bayer Leverkusen Patrik Schick dan bek Bochum Bernardo berduel memperebutkan bola pada pertandingan Liga Jerman yang dimainkan di BayArena, Leverkusen, Rabu (20/12/2023). (AFP/UWE KRAFT)
JawaPos.com - Bayer Leverkusen mencatat kemenangan penting saat menundukkan Olympiakos dengan skor 2-0 pada leg pertama fase gugur Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Bermain di Stadion Georgios Karaiskakis, dua gol kemenangan Die Werkself diborong oleh striker andalan mereka, Patrik Schick.
Hasil ini terasa spesial bagi wakil Jerman tersebut. Untuk pertama kalinya, Leverkusen mampu memenangi laga tandang di fase gugur Liga Champions.
Catatan minor dalam empat lawatan terakhir ke Yunani pun akhirnya terputus lewat penampilan yang efektif dan disiplin.
Sejak awal pertandingan, tuan rumah tampil menekan. Olympiakos mencoba menguasai tempo dan memanfaatkan dukungan publik sendiri.
Beberapa peluang sempat tercipta, namun penyelesaian akhir belum maksimal. Leverkusen yang tampil lebih sabar memilih menunggu celah melalui serangan balik cepat.
Peluang bersih sempat diperoleh kedua tim di babak pertama. Kiper masing-masing tampil cukup sigap menjaga gawangnya.
Bahkan, Olympiakos sempat mencetak gol jelang turun minum, namun dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan posisi offside. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, intensitas laga tetap tinggi. Olympiakos masih berupaya menekan, tetapi justru Leverkusen yang berhasil memecah kebuntuan.
Pada pertengahan babak, Schick memanfaatkan umpan terobosan matang dari sisi kanan. Dengan kontrol tenang, ia melepaskan sepakan melengkung yang tak mampu dijangkau kiper tuan rumah. Gol tersebut mengubah arah pertandingan.
Tiga menit berselang, Leverkusen kembali menghukum kelengahan lini belakang Olympiakos. Situasi sepak pojok dimaksimalkan Schick yang berdiri tanpa kawalan. Sundulannya mengarah tajam ke sudut gawang dan membawa tim tamu unggul 2-0.
Setelah tertinggal dua gol, permainan Olympiakos terlihat menurun. Serangan yang dibangun kerap kandas di sepertiga akhir lapangan.
Di sisi lain, Leverkusen bermain lebih nyaman dan nyaris menambah gol andai peluang lanjutan Schick mampu dikonversi dengan lebih klinis.
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Leverkusen yang kini meraih enam kemenangan dari tujuh laga terakhir di semua kompetisi.
Sebaliknya, Olympiakos semakin tertekan setelah hanya mencatat satu kemenangan dalam lima pertandingan terakhir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022