
Selebrasi Pio Esposito saat cetak gol untuk Inter Milan yang kalah dari Bodo/Glimt. (Dok. Inter Milan)
JawaPos.com - Inter Milan harus menelan kekalahan saat bertandang melawan tuan rumah Bodo/Glimt di leg pertama play-off Liga Champions. Laga yang berakhir dengan skor 1-3 tersebut dimainkan di Aspmyra Stadion, Kamis (19/2).
Pio Esposito mencetak satu-satunya gol untuk Inter Milan pada menit ke-30 yang merupakan gol penyama kedudukan. Namun di babak kedua, Bodo/Glimt berhasil unggul dua gol yang dicetak oleh Jens Petter Hauge dan Kasper Høgh.
Perasaan kecewa dialami oleh Pio Esposito setelah kalah dari Bodo/Glimt. Saat tertinggal dua kali dari tim tuan rumah dia merasa Inter Milan tidak bisa bangkit kembali.
"Tepat setelah pertandingan, saya merasa sulit untuk menentukan momen tepat ketika kemenangan lepas dari genggaman kami. Gol 2-1 dan 3-1 datang berturut-turut dan memberikan pukulan telak. Setelah itu, kami tidak bisa bangkit kembali," ucap Pio Esposito setelah pertandingan kepada Prime Video yang dikutip laman Sempre Inter, Kamis (19/2).
Meski merasa kecewa karena kalah, Pio Esposito tetap punya harapan agar Inter Milan bermain lebih baik di leg kedua. Pemain 20 tahun tersebut ingin timnya segera melupakan kekalahan dari Bodo/Glimt.
"Ini kekalahan yang berat, tetapi untungnya, kami memiliki kesempatan lain. Kita harus segera melupakannya. Masih ada leg kedua, dan upaya untuk bangkit kembali bisa dilakukan," kata Pio Esposito.
Menurut pemain Timnas Italia tersebut, Bodo/Glimt merupakan tim kuat yang sudah mengalahkan beberapa tim besar seperti Manchester City dan Atletico Madrid di kandangnya. Selain itu, Pio mengatakan bahwa Inter Milan sudah bermain dengan baik di laga kali ini.
"Sejujurnya, saya rasa tidak begitu. Mereka tim yang kuat. Mereka mengalahkan Manchester City dan Atletico Madrid, dan di kandang, mereka memenangkan sebagian besar pertandingan Eropa mereka. Bodo sangat kuat, terorganisir dengan baik, bahkan mungkin diremehkan. Saya rasa sikap kami tidak salah, tetapi kami harus berbuat lebih baik," pungkas Pio Esposito.
Laga leg kedua akan digelar pada 25 Februari di Giuseppe Meazza. Sebelum laga itu, Inter Milan akan terlebih dahulu menghadapi Lecce di Liga Italia pada 22 Februari.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
