The United Strand gagal potong rambut setelah Manchester United gagal menang lawan West Ham. (Istimewa)
JawaPos.com - Manchester United memang selamat dari kekalahan di London Stadium. Tapi bagi satu sosok yang sudah viral ke seluruh penjuru internet, hasil imbang itu rasanya seperti kalah tipis.
Benjamin Sesko jadi pahlawan lewat gol penyeimbang di menit ke-96 saat United bermain 1-1 melawan West Ham.
Sebuah tendangan melambung di tiang dekat yang menyelamatkan satu poin sekaligus menjaga posisi Setan Merah di empat besar. Namun di sisi lain, gol itu juga memastikan “The United Strand” belum bisa duduk manis di kursi barber.
Frank Ilett—atau yang lebih dikenal sebagai The United Strand—sudah berjanji sejak Oktober 2024 bahwa ia tidak akan memotong rambutnya sampai Manchester United meraih lima kemenangan beruntun.
Awalnya cuma tantangan iseng bareng teman. Sekarang? Jadi fenomena media sosial global dengan jutaan pengikut yang menanti momen potong rambutnya.
Menjelang laga kontra West Ham, harapan membuncah. United datang dengan empat kemenangan beruntun di bawah manajer interim Michael Carrick. Satu kemenangan lagi, dan gunting akhirnya bisa bekerja. Tapi sepak bola lagi-lagi punya plot twist.
West Ham sempat memimpin lewat Tomas Soucek, dan United terlihat kehabisan waktu. Carrick bahkan nyaris merasakan kekalahan pertamanya sebagai pelatih sementara. Untungnya, Sesko masuk dan mengubah cerita. Gol spektakulernya di detik-detik akhir memastikan skor 1-1.
Dalam akun Instagram The United Strand, bagi Ilett, hasil itu terasa pahit-manis.
“Ini sulit. Sulit untuk berpikir, sungguh. Kurasa kita harus mencoba lagi,” kata Ilett.
“Sisi positif utamanya adalah rambutku jadi sedikit lebih panjang untuk Little Princess Trust dan aku bisa menyumbangkannya, itulah yang mereka inginkan. Ini memang berat, aku benar-benar merasa ini sudah berakhir.”
Afro raksasanya pun harus terus tumbuh. Para follower-nya harus bersabar. Dan United? Mereka juga harus mengulang misi dari awal.
Meski rentetan empat kemenangan Carrick terhenti, hasil imbang itu tetap menjaga United unggul atas Chelsea di posisi keempat. Chelsea sendiri gagal memanfaatkan momentum setelah menyia-nyiakan keunggulan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Leeds.
Di Stamford Bridge, Liam Rosenior kehilangan poin pertamanya sejak mengambil alih. Joao Pedro dan Cole Palmer sempat membawa The Blues unggul, tetapi dua gol dalam enam menit dari Lukas Nmecha dan Noah Okafor membuyarkan pesta kemenangan yang sudah di depan mata.
Sementara itu, drama juga terjadi di London Utara. Tottenham makin terjerembab setelah kalah 2-1 dari Newcastle di kandang sendiri. Tekanan terhadap Thomas Frank meningkat karena Spurs belum meraih satu pun kemenangan liga sepanjang 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022