
Peringatan Munich Disaster. (Istimewa)
JawaPos.com - Pelatih tim wanita Manchester United, Marc Skinner, menyebut bahwa tragedi Munich air disaster baru bisa benar-benar dipahami ketika seseorang menjadi bagian dari klub.
Pernyataan itu ia sampaikan menjelang peringatan tahunan tragedi yang terjadi 68 tahun lalu.
Skinner dan pelatih tim pria Setan Merah, Michael Carrick, memajukan konferensi pers pra-pertandingan mereka agar bisa menghadiri peringatan yang digelar Jumat (6/2) di Old Trafford.
Tragedi tersebut menimpa pesawat yang membawa Sir Matt Busby dan timnya pulang dari pertandingan Piala Eropa di Beograd. Delapan pemain menjadi korban dari total 23 orang yang tewas.
“Kalau sebelum Anda berada di klub, saya rasa sulit memahami besarnya tragedi ini sepenuhnya,” kata Skinner dikutip dari bcc.com.
“Anda memang bisa berempati dan bersimpati, tapi saat berada di dalam klub, Anda menjadi bagian dari sejarah itu.”
Ia menambahkan bahwa setiap tahun dirinya selalu menghadiri peringatan tersebut untuk melihat keluarga korban dan mengenang para pemain.
“Manchester United dibangun dari euforia dan tragedi. Munich air disaster adalah salah satu tragedi terbesar dalam sejarah sepak bola. Saya menantikan momen ini setiap tahun untuk merayakan dampak mereka bagi klub, yang tetap terasa hingga kini,” ujar Skinner.
Sementara itu, Michael Carrick yang bergabung dengan United dari Tottenham pada 2006, mengatakan bahwa Sir Alex Ferguson langsung menekankan pentingnya tragedi Munich bagi sejarah klub.
“Sir Alex menyebutnya ketika saya datang. Itu penting bagi dia dan bagi kami. Kami punya tanggung jawab memahami apa yang terjadi sebelum kami dan menjaga nilai-nilai klub,” jelas Carrick.
Carrick menekankan bahwa Munich merupakan bagian terbesar dalam sejarah United, bukan hanya karena tragedinya, tetapi juga bagaimana tim dan klub berhasil bangkit kembali.
“Penting bagi kami untuk terus meneruskan warisan itu,” katanya.
Peringatan ini akan digelar di bawah jam Munich di Old Trafford pukul 14:45 GMT dengan upacara selama setengah jam.
Acara tersebut menjadi momen bagi klub, pemain, dan suporter untuk mengenang sejarah, menghormati keluarga korban, dan mengingat bahwa Manchester United selalu lahir dari campuran euforia kemenangan dan duka mendalam.
Tragedi Munich tetap menjadi titik penting dalam sejarah klub dan selalu menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya soal kemenangan, tapi juga tentang ketahanan dan kebersamaan.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
